Generasi Muda Tarakan Jadi Agen Perubahan Lingkungan
- 10 Jun 2026 10:34 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan - Masa depan kelestarian bumi kini berada di tangan generasi muda sebagai penerus tombak pembangunan bangsa. Hal ini menjadi benang merah dalam siaran Mimbar Agama Buddha yang disiarkan di Pro 1 Tarakan. Kaum muda dinilai memiliki potensi dan peluang yang sangat besar untuk menggerakkan kampanye sadar lingkungan di era digital.
Penyuluh Agama Buddha Kementerian Agama Kota Tarakan, Aditya Dhammajaya, S. Ag., menyatakan bahwa kemajuan teknologi dan arus informasi yang cepat harus dimanfaatkan secara positif. Pemuda saat ini dengan mudah bisa mengakses berbagai data mengenai pemanasan global maupun kerusakan hutan. Namun, tantangan terbesarnya adalah bagaimana mengubah pengetahuan tersebut menjadi sebuah tindakan yang nyata.
Melalui kreativitas dan inovasi, generasi muda diharapkan mampu menciptakan solusi-solusi baru yang mendukung konsep pembangunan berkelanjutan. Mereka bisa memulai perubahan dari lingkaran terdekat, seperti membawa botol minum sendiri dan menghemat listrik. Aksi sederhana ini jika dilakukan bersama-sama akan membawa dampak yang masif.
Selain perubahan perilaku pribadi, kaum muda juga didorong untuk aktif dalam organisasi lingkungan dan kegiatan sosial. Aktivitas seperti penanaman pohon, aksi bersih pantai, hingga kampanye edukasi lewat media sosial sangat efektif dilakukan. Kolaborasi antar pemuda akan mempercepat penyebaran virus peduli bumi ke lingkungan yang lebih luas.
Aditya menekankan bahwa inovasi teknologi tidak boleh merusak alam. "Ketika generasi muda tumbuh dengan nilai-nilai kepedulian, cinta kasih, tanggung jawab, dan kebijaksanaan, maka harapan akan masa depan yang lebih baik bukanlah sesuatu yang mustahil," ungkapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....