Makna Simbol Waisak dalam Kehidupan Manusia
- 04 Jun 2026 17:27 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, TARAKAN - Penyuluh Agama Buddha Kota Tarakan, Rudy Pratama, S.Ag., mengupas tuntas makna filosofis di balik persembahan umat saat Waisak.
Dalam siaran di Pro 1 Tarakan, ia menjelaskan arti dari persembahan bunga, lilin, dan dupa. Ketiga sarana puja tersebut bukan sekadar hiasan altar melainkan media pembelajaran tentang hakikat kehidupan yang mendalam.
Setiap simbol mengandung tuntunan moral yang sangat penting bagi umat Buddha.
Bunga yang dipersembahkan pada saat puja bakti merupakan lambang dari sifat ketidakkekalan dalam kehidupan duniawi. Hari ini bunga terlihat sangat indah, berwarna cerah, dan menyebarkan aroma yang harum memikat hati. Namun, dalam beberapa hari ke depan, bunga tersebut pasti akan layu dan keindahannya akan memudar.
"Hal ini mengingatkan manusia bahwa masa muda, kesehatan, dan jabatan tidak bersifat abadi," ujarnya.
Selain bunga, lilin yang menyala di altar melambangkan cahaya kebijaksanaan untuk mengusir kegelapan batin. Rudy menjelaskan bahwa kegelapan di dunia ini tidak akan pernah bisa dihilangkan dengan menggunakan kemarahan. Hanya cahaya terang yang mampu melenyapkan kegelapan, sama halnya dengan kebodohan batin yang hanya bisa diatasi oleh kebijaksanaan. Umat diajak untuk selalu belajar Dharma agar memiliki kebijaksanaan hidup.
Sementara itu, dupa yang dibakar hingga menghasilkan aroma harum merupakan simbol dari keluhuran moralitas atau sila. Seseorang yang memiliki perilaku baik dan menjaga moralitasnya akan selalu dikenang dengan baik oleh masyarakat. "Harum dupa melambangkan keharuman sila atau moralitas," kata Rudy.
Menjaga sila dengan tidak membunuh dan tidak mencuri akan menciptakan ketenteraman masyarakat.
Melalui pemahaman filosofi simbol Waisak ini, umat diharapkan dapat menjalani kehidupan dengan jauh lebih bijaksana. Kesadaran akan ketidakkekalan membuat manusia tidak sombong saat berhasil dan tidak putus asa saat gagal.
Praktik moralitas yang dijalankan dengan baik akan membawa kedamaian bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar. Semoga pancaran cahaya kebijaksanaan Waisak selalu membimbing langkah hidup seluruh umat manusia. (Renny)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....