Inilah Keutamaan Bulan Zulhijah

  • 31 Mei 2026 18:15 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, TARAKAN - Ustad Herdiansyah hadir mengisi acara Mimbar Agama Islam di Pro 1 Tarakan dengan membawa materi yang sangat mencerahkan. Dalam ceramahnya, ia mengupas tuntas tentang keistimewaan luar biasa yang terkandung pada sepuluh hari pertama di bulan Zulhijah.

Hari-hari tersebut merupakan waktu yang sangat diagungkan dalam kalender Islam dibandingkan bulan-bulan lainnya.

Ustad menjelaskan bahwa sepuluh awal Zulhijah memiliki kedudukan yang sangat tinggi bahkan melebihi waktu utama lainnya jika dihitung dari siang harinya. Keutamaan ini bersumber langsung dari hadis Nabi Muhammad SAW menyebutkan bahwa tidak ada hari yang lebih utama di dunia ini selain waktu tersebut. Oleh karena itu, umat Muslim diminta tidak menyia-nyiakan kesempatan emas ini.

"Seutama-utama hari di dunia ini adalah hari permulaan dari bulan Zulhijah, tepatnya sepuluh awal bulan Zulhijah," ujar Ustad Herdiansyah di Pro 1 Tarakan.

Ia juga membandingkannya dengan sepuluh malam terakhir bulan Ramadan yang keutamaannya terletak pada malam hari karena keberadaan Lailatul Qadar.

Ustad Herdiansyah memaparkan alasan mengapa awal Zulhijah begitu istimewa hingga Allah SWT bersumpah demi waktu tersebut dalam Al-Qur'an Surah Al-Fajr. Sesuai pandangan para ulama tafsir, jika Allah SWT bersumpah menggunakan nama makhluk-Nya, hal itu menandakan adanya nilai kedudukan yang sangat tinggi dan luar biasa di hadapan-Nya.

Pada akhir acara, pendengar diajak menyambut bulan mulia ini dengan penuh suka cita dan meningkatkan ketakwaan. Mengingat Zulhijah termasuk salah satu dari empat bulan haram yang disucikan, umat Islam diharapkan mampu menjaga diri dari perbuatan maksiat.

Momentum ini harus diisi dengan berbagai kegiatan positif yang mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. (Renny)

Mengenal 3 Lapisan Kulit Manusia

RRI.CO.ID, Tarakan – Kulit merupakan organ terbesar pada tubuh manusia yang memiliki peran penting dalam melindungi tubuh dari berbagai gangguan luar, seperti kuman, sinar matahari, hingga perubahan suhu. Di balik fungsinya tersebut, kulit ternyata tersusun atas beberapa lapisan dengan tugas yang berbeda-beda.

Secara umum, kulit manusia terdiri dari tiga lapisan utama, yakni epidermis, dermis, dan hipodermis. Ketiga lapisan ini bekerja sama menjaga tubuh agar tetap sehat dan terlindungi.

Lapisan pertama adalah epidermis atau lapisan paling luar kulit. Bagian ini berfungsi sebagai pelindung utama tubuh dari debu, bakteri, polusi, dan paparan sinar ultraviolet. Epidermis juga menjadi tempat pembentukan melanin, yaitu pigmen yang menentukan warna kulit seseorang.

Di bawah epidermis terdapat lapisan dermis. Lapisan ini memiliki struktur lebih tebal dan berisi pembuluh darah, saraf, akar rambut, kelenjar minyak, serta kelenjar keringat. Dermis berperan menjaga elastisitas kulit, membantu mengatur suhu tubuh, dan memberikan nutrisi pada lapisan kulit di atasnya.

Sementara itu, lapisan terdalam disebut hipodermis atau jaringan subkutan. Lapisan ini tersusun atas jaringan lemak dan jaringan ikat yang berfungsi sebagai bantalan pelindung organ tubuh. Hipodermis juga membantu menjaga suhu tubuh agar tetap stabil serta menyimpan cadangan energi.

Para ahli kesehatan mengingatkan bahwa menjaga kesehatan kulit penting dilakukan sejak dini. Caranya antara lain dengan mencukupi kebutuhan air putih, mengonsumsi makanan bergizi, menggunakan pelindung dari sinar matahari, serta menjaga kebersihan tubuh.

Kulit yang sehat tidak hanya menunjang penampilan, tetapi juga menjadi benteng utama tubuh dalam menghadapi berbagai ancaman dari lingkungan sekitar. (RV)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....