RRI.CO.ID, Tarakan - Menyambut hari raya Idul Adha, RRI Pro1 Tarakan menggelar Dialog Religi Pagi dengan tema "Darah dan Cinta: Manifestasi Iman dalam Ibadah Kurban" pada Rabu (20/5/2026) pagi.
Acara yang dipandu oleh Agus Maulana ini menghadirkan Ustadz Abdul Malik, S.HI., sebagai narasumber untuk membahas makna mendalam di balik ibadah kurban.
Dalam tausiahnya, Ustadz Malik menyampaikan bahwa kurban bukan sekadar ritual menyembelih hewan, melainkan bukti cinta dan ketaatan total seorang hamba kepada Allah SWT.
Ia mengingatkan kisah Habil dan Qabil, serta ketulusan Nabi Ibrahim AS yang menjadi contoh nyata bahwa kurban harus didasari niat yang ikhlas, bukan asal-asalan. "Inti dari berkurban adalah meningkatkan mutu kehidupan, keagamaan, dan kebersamaan kita," ujarnya.
Selain aspek ibadah, ditekankan pentingnya dampak sosial dari kurban di era modern, yaitu semangat berbagi dengan sesama. Menurutnya, kurban mengajarkan masyarakat untuk saling peduli dan mempererat persatuan. Jika kita bisa menikmati daging kurban, maka tetangga dan warga di sekitar juga harus bisa merasakannya.
Menutup dialog, Ustadz Malik mengingatkan bahwa ibadah salat dan kurban adalah satu paket yang tidak bisa dipisahkan. Beliau juga mengimbau warga yang memiliki kelebihan rezeki agar tidak ragu berkurban, demi mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus membantu sesama. (Bayu)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....