Fenomena Fatherless Picu Gangguan Mental Anak Zaman Now

  • 30 Apr 2026 09:54 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan - Kurangnya kehadiran sosok ayah dalam pengasuhan menjadi ancaman serius bagi kesehatan mental anak di era digital. Fenomena fatherless ini disinyalir memperparah dampak negatif penggunaan media sosial yang tidak terkontrol pada anak.

Fatherless adalah kondisi psikologis dan sosial seorang anak tumbuh tanpa kehadiran atau keterlibatan figur ayah yang signifikan dalam kehidupannya.

Dr. Lisia Kusumawati menyampaikan bahwa peran ayah sangat krusial dalam membangun kepercayaan diri dan jati diri anak. Tanpa pendampingan figur ayah yang kuat, anak cenderung mencari validasi semu di dunia maya melalui konten.

Banyak orang tua saat ini menggunakan gawai hanya untuk menenangkan anak agar tidak mengganggu aktivitas rutin mereka. Dampaknya, anak mengalami keterlambatan bicara karena hanya terbangun komunikasi satu arah antara perangkat elektronik dengan pengguna.

Dunia maya memicu fenomena Fear of Missing Out atau FOMO yang membuat anak merasa rendah diri. Mereka merasa harus selalu mengikuti tren yang ada agar tetap diakui oleh lingkaran pertemanan di media sosial mereka.

Gangguan tidur dan kecenderungan depresi menjadi temuan klinis yang semakin sering ditemukan pada anak-anak generasi Alfa. Hal ini disebabkan oleh paparan layar yang berlebihan tanpa adanya penyaringan emosi yang dilakukan oleh orang tua.

Dialog ini menekankan pentingnya membangun kembali bonding atau ikatan emosional yang kuat di dalam meja makan keluarga. Komunikasi dua arah harus lebih diutamakan daripada membiarkan setiap anggota keluarga sibuk dengan perangkat masing-masing setiap hari.

Orang tua diminta untuk menjadi teladan utama dalam menggunakan teknologi secara bijak di depan anak-anak mereka sendiri. Literasi digital bukan sekadar mahir menjalankan aplikasi, melainkan kemampuan memilah informasi dan menjaga etika komunikasi di ruang publik. (ADR)

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....