Samawa Jadi Kunci Bangun Keluarga Bahagia dalam Islam
- 25 Apr 2026 15:35 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan - Membangun rumah tangga yang harmonis dan langgeng merupakan impian setiap pasangan. Namun hal tersebut memerlukan landasan spiritual dan komunikasi yang kuat.
Ustaz H. Darwis S.Ag., menyampaikan bahwa pernikahan dalam Islam bukan sekadar ikatan sipil, melainkan sebuah ibadah terpanjang bagi umat manusia. "Pernikahan disebut dalam Al-Qur'an sebagai Mitsaqan Ghalizon atau perjanjian yang sangat kuat dan kokoh di hadapan Allah SWT. Oleh karena itu, persiapan matang sejak memilih pasangan menjadi kunci utama," ujarnya saat menjadi narasumber Dialog Religi Pagi Pro 1 RRI Tarakan, belum lama ini.
Ia mengingatkan agar umat Islam memprioritaskan kriteria agama dan akhlak di atas ketampanan, kecantikan, maupun kekayaan materi. Tentu agar tidak terjerumus dalam keburukan di masa depan.
Ustaz Darwis menjelaskan tiga pilar utama keluarga bahagia, yaitu sakinah, mawaddah dan warahmah (Samawa). Mawaddah diartikan sebagai sebuah kelapangan dada untuk menerima segala kekurangan pasangan sebagai pilihan terbaik dari Allah.
Kemudian, warahmah adalah wujud kasih sayang yang termanifestasi dalam sikap saling menghargai, menghormati, serta kebiasaan sederhana seperti mengucapkan terima kasih dan meminta maaf. Sementara, pilar sakinah melengkapi keduanya dengan menghadirkan ketentraman, keharmonisan, dan keadilan dalam rumah tangga.
Keterpaduan ketiga sifat esensial ini merupakan kunci pokok untuk mencapai kebahagiaan lahir dan batin, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Perkawinan maupun syariat Islam.
Menghadapi konflik yang kerap muncul akibat perbedaan karakter, Ustaz Darwis menyarankan pentingnya komunikasi yang efektif dan pemahaman psikologis antara suami maupun istri. Merujuk pada penelitian, perbedaan kebutuhan komunikasi dimana wanita cenderung perlu mengeluarkan lebih banyak kata setiap harinya untuk melepas stres. Jadi para suami harus menjadi pendengar yang sabar.
Ia mengingatkan para pasangan untuk menjaga komitmen, kejujuran, dan menjauhi kebiasaan mengumbar masalah rumah tangga di media sosial yang justru dapat memperkeruh suasana.
Keluarga yang ideal atau Bayti Jannati (rumahku surgaku) dapat diwujudkan dengan terus memanjatkan doa, seperti yang tercantum dalam Surah Al-Furqan ayat 74, agar diberikan keturunan yang menjadi penyejuk hati dan pemimpin bagi orang-orang bertakwa. (Agus)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....