Mengenal Allah Jadi Kunci Kebahagiaan Manusia
- 20 Apr 2026 14:25 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan - Mengenal Allah secara pribadi adalah puncak kebahagiaan bagi setiap manusia yang hidup di dunia. Pesan itu disampaikan Pdt. Yeremia Tiroan, S.Th., saat menjadi narasumber Program Religi Pagi Kristen di RRI Tarakan, Minggu (19/04/2026).
Dalam kesempatan tersebut, tema yang disampaikan "Mengenal Allah adalah Kebahagiaan Manusia," diambil dari kitab Yeremia 9:23-24. "Banyak orang saat ini terjebak dalam pemikiran bahwa kebahagiaan bersumber dari harta, jabatan, atau kesuksesan duniawi. Namun, seringkali kekosongan tetap terasa meskipun semua hal materi tersebut sudah berhasil diraih," ujarnya.
Kekosongan tersebut terjadi karena manusia tidak mengenal Allah secara pribadi dalam kesehariannya. Firman Tuhan mengingatkan agar orang bijaksana tidak bermegah karena hikmatnya dan orang kuat tidak bermegah karena kekuatannya.
Begitu pula dengan orang kaya, dilarang untuk bermegah hanya karena kekayaan yang
dimiliki. Kebanggaan yang sejati seharusnya terletak pada pemahaman dan pengenalan akan kasih setia serta keadilan Tuhan di muka bumi.
Ia memberikan perumpamaan seperti padi yang berisi akan semakin merunduk. Hal ini melambangkan bahwa semakin tinggi jabatan atau ilmu yang dimiliki seseorang seharusnya membuat rendah hati di hadapan Sang Pencipta.
"Mengenal Allah disebut sebagai tujuan hidup yang utama karena kehidupan di dunia ini bersifat tidak kekal. Manusia perlu membangun relasi yang intim dengan Tuhan sebagai persiapan menuju kehidupan yang abadi nantinya", kata Pdt. Yeremia.
Selain itu, pengenalan akan Allah juga mendatangkan sukacita yang berlimpah, sebagaimana tertulis dalam Mazmur 16:11. Sukacita ini berbeda dengan kesenangan duniawi karena tetap memberikan damai sejahtera meskipun seseorang sedang menghadapi persoalan berat.
Ia mengajak untuk rajin membaca firman Tuhan dan berkomunikasi melalui doa. Dengan cara inilah karakter Allah dapat dipahami lebih dalam, sehingga kebahagiaan sejati dapat dirasakan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari. (Renny)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....