Masyarakat Diminta Bijak Gunakan Gadget
- 23 Feb 2026 21:26 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan - Teknologi internet dan media sosial bagaikan pedang bermata dua bagi kehidupan spiritual umat Muslim saat ini. Ustaz Muksin, S.Ag., menekankan pentingnya manajerial diri dalam menggunakan teknologi agar tidak menjadi penghambat dalam berkomunikasi dengan Tuhan.
Ia mengingatkan bahwa teknologi adalah buatan manusia, sehingga setiap individu harus memiliki prinsip memilah mana yang baik dan buruk. Tanpa prinsip yang kuat, seseorang akan mudah larut dalam arus informasi digital yang terkadang menjauhkan dari nilai-nilai spiritualitas.
"Pilih mana yang mendatangkan pahala dan mana yang dosa. Porsi penggunaan HP harus diatur dengan pintar agar tidak melupakan kewajiban utama sebagai hamba Allah," ujarnya saat menjadi narasumber Dialog Ramadan di Studio RRI Tarakan, belum lama ini.
Ia juga menyampaikan bahwa waktu-waktu salat adalah bentuk manajerial waktu. Salat juga simbol penyerahan diri yang paling nyata. Gerakan takbiratul ihram dengan mengangkat tangan adalah tanda bahwa manusia tidak berdaya di hadapan Allah SWT. Filosofi ini harus tetap dipegang teguh meski dunia sudah serba canggih dan otomatis.
Senada dengan itu, Tokoh Agama, Rohmiati, S.Ag., mengungkapkan bahwa tantangan terbesar saat ini adalah sifat lalai akibat gawai. Meskipun informasi keagamaan mudah diakses, masyarakat diminta selalu melakukan tabayyun atau memfilter informasi agar tidak terjebak pada hoaks atau paham yang menyimpang.
Kebutuhan spiritual manusia mencakup hubungan dengan Allah, sesama, dan alam semesta. Di era digital, hubungan sosial sering kali terabaikan karena interaksi tatap muka berkurang. Oleh karena itu, Ramadan menjadi momen mengembalikan fitrah manusia sebagai makhluk sosial yang peduli sesama. (Bay/sti)