Mempertahankan Kualitas Diri Pasca Ramadhan
- 19 Apr 2025 10:46 WIB
- Tarakan
KBRN, Tarakan : Ramadhan telah usai, namun perjuangan menjaga kualitas diri baru saja dimulai. Selama sebulan penuh, umat Muslim menjalani ibadah puasa yang tak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih kesabaran, empati, serta pengendalian diri. Pertanyaannya adalah: apakah kualitas tersebut akan ikut pergi bersama berlalunya bulan suci?
Dalam dialog Religi Pagi Pro 1 Tarakan, edisi kamis (17/04), Ustadz Muhammad Aris M.Kes menerangkan upaya-upaya yang bisa dilakukan umat muslim dalam menjaga kualitas diri setelah ramadhan berlalu.
"Pertama adalah mempertahankan ibadah dan amalan baik," terang Ustadz Aris, mengawali dialog pagi itu.
Ibadah yang dimaksud, lanjut Ustadz Aris, misalnya mempertahankan ibadah yang sudah dilatih selama ramadhan, seperti shalat sunnah rawatib, shalat malam, dan membaca Al-Qur'an. Lalu, amalan yang dianjurkan berupa sedekah dan infaq.
"kedua, upaya yang bisa kita lakukan adalah menjaga akhlak dan perilaku mulia," tutur Ustadz Aris.
Akhlak dan perilaku mulia ini, misalnya menjaga lisan agar selalu bertutur kata yang baik dan tidak melukai orang lain. "Jangan kita menyebarkan fitnah. Jangan kita menyebarkan gibah dan seterusnya. Jangan dengki kepada saudara kita karena dengki itu seperti halnya api membakar kayu bakar," tambah Ustadz Aris.
"Saya ingatkan pribadi saya dan kita semua, mari kita mencoba untuk mempertahankan nilai-nilai Ramadan ini semaksimal mungkin agar perjuangan kita 1 bulan penuh kemarin tetap bisa kita jalankan dengan baik. Mudah-mudahan di yaumil kiamah nantinya pada saat penghisaban, Allah berikan catatan-catatan amalan kita dari tangan kanan. Insyaallah kita akan selamat dan Allah memasukkan kita ke surga yang paling tinggi, harapan kita adalah surga Firdaus," pesan Ustadz Aris menutup acara Religi Pagi Pro 1 Tarakan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....