KBRN, Tarakan: Tazkiah di bulan Ramadan merujuk kepada proses penyucian jiwa dan hati untuk mendekatkan diri kepada Allah. Ramadan adalah bulan yang penuh berkah, di mana umat Islam berusaha untuk memperbaiki diri, meningkatkan ibadah, dan membersihkan hati daripada sifat-sifat yang tercela.
“Selama sebulan ini sampai nanti Hari Raya Idul Fitri adalah peluang besar yang diberikan oleh Allah SWT kepada kita untuk melakukan pencucian diri ya, istilahnya tazkiah,” tutur Ustadz Drs. H. Abdul Basit, dalam Dialog Ramadhan Pro 1 RRI Tarakan edisi minggu (2/3).
Banyak aktivitas atau ibadah yang bisa dilakukan di bulan Ramadhan sebagai proses penyucian diri, salah satunya berpuasa. Puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan diri daripada perbuatan yang dapat mengotori hati dan jiwa, seperti bergossip, marah, dan dosa lainnya.
Begitu halnya dengan zakat. Memberi zakat dan bersedekah di bulan Ramadan dapat membantu membersihkan harta dan meningkatkan rasa empati terhadap sesama. Ini juga merupakan salah satu cara untuk memperbaiki hati dengan menumbuhkan rasa kasih sayang dan kepedulian.
“Maka dibulan suci Ramadan ini, nafsu dicoba untuk dikendalikan. Mulai dari bagaimana menjaga makan dan sebagainya, karena dengan menjaga pola makan itu akan memberikan dampak yang luar biasa. Itu adalah sebuah proses tazkiah. Sebuah proses pencucian diri. Bahkan pada akhirnya nanti kan harus mengeluarkan zakat. Zakat itu juga adalah tazkiah, bagian dari pencucian harta kita. Mencuci kita dari sifat-sifat yang bakhil, terlalu senang dengan harta,” tutur Ustadz Basit.
Dibulan Ramadhan juga dianjurkan banyak membaca Al-Qur’an dan shalat malam, khususnya shalat tarawih. Membaca Al-Quran dengan tadabbur (memahami) dapat membersihkan hati dan menambah pengetahuan serta meningkatkan keimanan. Setiap ayat Al-Quran mengandung hikmah yang dapat membawa kepada penyucian jiwa.
Sementara shalat malam, khususnya shalat tarawih, hal ini dapat mendekatkan diri kita kepada Allah dan meningkatkan ketakwaan. Shalat tarawih pun hanya ada dalam bulan Ramadhan, tidak ada dalam bulan-bulan lainnya.
“Khususnya dalam bulan suci Ramadan ini orang-orang yang mensucikan diri. Jadi selain puasa, ya menjalankan ibadah-ibadah penyerta yang lainnya. Artinya selama sebulan ini bagaimana memang kita memaksimalkan ibadah kita,” imbuh Ustadz Basit.
Selain daripada itu, aktivitas tazkiyah lain di bulan Ramadhan yakni banyak bertaubat dan memohon ampun kepada Allah. Dengan memohon ampun kepada Allah atas dosa-dosa yang lalu, seseorang akan merasakan ketenangan dalam hati dan kembali pada jalan yang benar.
“Tazkiah Itu adalah sebuah proses bagaimana kita berusaha untuk mensucikan diri kita, khususnya dosa-dosa kita dengan Allah,” tutup Ustadz Basit.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....