Zone dalam Kuroko No Basket, Apakah Bisa Terjadi di Dunia Nyata?
- 29 Nov 2024 21:37 WIB
- Tarakan
KBRN, Tarakan : Bagi penikmat anime Kuroko No Basket, tentu tidak asing dengan istilah zone. Zone adalah keadaan dimana beberapa karakter seperti Aomine Daiki, Taiga Kagami, dan Murasakibara Atsushi mengeluarkan kemampuan maksimalnya saat berada di arena pertandingan. Lalu, apakah keadaan ini mungkin terjadi di dunia nyata?
Dalam buku Emotional Intelligence karya Daniel Goleman, seorang komposer menggambarkan kisahnya disaat melakukan pekerjaan terbaiknya.
"Berada dalam suatu keadaan ekstase sampai di suatu titik ketika Anda seolah-olah Anda hampir-hampir tidak nyata. Saya pernah alami ini berulang kali. Seakan-akan tangan saya bukan lagi milik saya, dan saya rasa tidak terlibat apa-apa. Saya hanya duduk mematung seraya menonton dalam keadaan takjub dan kagum. Gubahan itu seolah-olah mengalir dengan sendirinya," kisahnya.
Mihaly Csikszentmihalyi, ahli psikologi dari University of Chicago, menyebut keadaan ini dengan istilah flow. Para atlet menyebut keadaan yang 'menyihir' ini dengan sebutan zona.
Menurut Goleman, Flow adalah keadaan ketika seseorang sepenuhnya terserap ke dalam apa yang dikerjakannya, perhatiannya hanya terfokus ke pekerjaan itu, kesadaran menyatu dengan tindakan. Perhatian yang begitu terpusat menyebabkan orang hanya sadar pada kisaran persepsi amat sempit yang hanya berkaitan dengan tugas yang sedang dihadapi, kehilangan kesadaran akan ruang dan waktu.
Kisah berkaitan dengan zona ini dialami juga oleh atlet Diane Roffe-Steinrotter, yang memenangkan medali emas untuk ski dalam Olimpiade Musim Dingin tahun 1994. Ia menyelesaikan gilirannya pada lomba ski yang detailnya tak lagi dapat diingatnya kecuali hanyut dalam rasa santai. "Saya merasa seperti air terjun," ungkapnya.
Dalam bukunya, Goleman juga menjelaskan hal menarik dari keadaan flow ini. Menurutnya, orang yang sedang berada dalam keadaan flow menampilkan penguasaan hebat terhadap apa yang sedang mereka kerjakan, respons mereka dengan sempurna senada dengan tuntutan yang selalu berubah dalam tugas itu.
"Meskipun orang menampilkan puncak kinerja saat sedang flow, mereka tidak lagi peduli pada bagaimana mereka bekerja, pada pikiran sukses atau gagal. Kenikmatan tindakan itu sendiri yang memotivasi mereka," imbuhnya.
Dalam model pendidikan untuk anak, seorang ahli psikologi Harvard, Howard Gardner, menulis bahwa flow dan keadaan-keadaan positif yang mencirikannya, sebagai salah satu cara paling sehat untuk mengajar anak-anak, memberi motivasi mereka dari dalam, bukannya dengan ancaman atau iming-iming.
"Flow merupakan keadaan batin yang menandakan seorang anak sedang dalam tugas yang cocok. Model flow menyiratkan bahwa pencapaian penguasaan keterampilan atau ilmu pengetahuan apa pun idealnya harus berlangsung secara alami, sewaktu anak tertarik pada bidang-bidang yang secara spontan mengasyikkannya, yang pada intinya, dicintainya," jelas Gardner.
Gardner menganggap bahwa mengejar flow melalui proses belajar merupakan cara yang lebih manusiawi, wajar, dan kemungkinan besar lebih efektif untuk memanfaatkan emosi demi tercapainya tujuan pendidikan.
Jadi, apakah zone bisa terjadi di dunia nyata?
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....