Metode Silent Treatment Racikan Taktik Psikologis Pelatih

  • 21 Jun 2026 11:38 WIB
  •  Tarakan
Poin Utama
  • Sepak Bola

rri.co.id, Tarakan - Menghadapi dinamika mental pesepak bola muda pascakekalahan dalam sebuah pertandingan membutuhkan pendekatan psikologis yang sangat terukur agar tidak menjadi beban mental yang berat. Tim pelatih sekolah sepak bola dituntut mampu berperan ganda sebagai peramu taktik sekaligus motivator ulung.

Pelatih SSB Olimpia, Coach Koko Prakoso menerapkan metode unik berupa silent treatment selama satu hingga dua menit di dalam ruang ganti saat kondisi mental tim sedang jatuh. Suasana hening sengaja diciptakan untuk menenangkan emosi anak-anak sebelum proses evaluasi taktis dijalankan.

Setelah suasana ruang ganti mulai kondusif, pelatih kemudian memberikan suntikan motivasi dengan cara berbagi pengalaman masa lalu saat masih aktif menjadi pemain. Pendekatan ini terbukti efektif membuat anak-anak merasa dipahami dan tidak merasa disalahkan sepenuhnya atas kegagalan laga.

"Saya lakukan silent treatment dulu, diam semenit dua menit. Setelah hening, baru saya mulai berbicara agar anak-anak tidak merasa terus disalahkan," kata Coach Koko Prakoso.

Di sisi lain, Koko tidak menampik bahwa atmosfer gelaran Piala Dunia 2026 membawa dampak positif yang sangat masif bagi motivasi berlatih anak-anak. Informasi digital membuat wawasan para pemain muda mengenai taktik, nama pemain idola, hingga skuad negara peserta berkembang sangat pesat.

Euforia ajang sepak bola tertinggi sejagat tersebut dimanfaatkan oleh tim pelatih sebagai bahan edukasi visual mengenai nilai-nilai kerja keras dalam dunia olahraga profesional. Kekalahan tim-tim besar dunia dijadikan contoh nyata bahwa proses menuju juara membutuhkan perjalanan panjang yang berliku.

"Orang yang sekarang juara atau menang, pastinya dulu juga pernah kalah. Tugas terberat pelatih memang menjadi motivator bagi mental anak," jelas Koko. (ADR)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....