Mundur dari Rektor UBT, Adri Patton Bangga Cita-cita Terwujud
- 29 Agt 2024 16:57 WIB
- Tarakan
KBRN, Tarakan: Rektor Universitas Borneo Tarakan (UBT), Prof. Adri Patton bangga ditengah rencana pengunduran dirinya. Pasalnya cita-citanya mengembangkan perguruan tinggi negeri di Kaltara lebih maju lagi, terwujud.
Sebelumnya, Adri Patton telah mengajukan pengunduran diri sebagai rektor UBT, seiring keikutsertaannya dalam Pemilihan Kepala Daerah (PIlkada) Kalimantan Utara (Kaltara).
Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Malinau ini dipinang oleh Brigjen TNI H. Sulaiman untuk mendampinginya di pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara.
Tawaran itupun tidak disia-siakan Adri Patton dan telah bersama Sulaiman mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltara pada Rabu (28/8/2024).
Kini, Adri Patton siap menanggalkan jabatannya. Ia pun merasa bangga karena harapannya mengembangkan UBT, terwujud.
Ia menilai UBT telah mengalami banyak kemajuan. Yang paling utama adalah dibukanya Fakultas Kedokteran di UBT.
Selama menjabat hampir dua periode sejak, Adri Patton terus berjuang bersama pemerintah daerah. Hasilnya mulai tahun akademik 2024 menerima mahasiswa baru.
“Kita sudah menerima (mahasiswa) dan perkualiahan akan dilakukan tanggal 19 Agustus,” ujar Adri Patton kepada awak media, Sabtu (17/8/2024).
“Saya sangat bangga. Jujur saya katakan bahwa Universitas Borneo ini sudah berubah,” lanjut Adri Patton.
Ia juga bangga karena dari kuota 40 mahasiswa yang diterima tahun ini, 90 persen merupakan mahasiswa asal Kaltara. Sisanya dari luar yang mengikuti seleksi melalui jalur prestasi dan UTBK.
Dibukanya Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan ini juga dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya dosennya. Adri Patton mengaku sudah ada beberapa dosen yang disekolahkan baik dengan biaya dari UBT maupun dari Pemprov Kaltara.
Selain itu, jumlah mahasiswa UBT juga bertambah pesat. Jika 2017 hanya berkisar 650 – 700 mahasiswa, sekarang mencapai 2.800. Penambahan ini dampak dari dibukanya berbagai macam program studi, termasuk fakultas kedokteran dan ilmu kesehatan.
“Mimpi saya sudah menjadi kenyataan dan silahkan (rektor) yang lain untuk melanjutkannya,” harap Adri Patton. (Rajab)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....