Inflasi Tarakan Tertinggi di Kaltara, Tiket Pesawat Jadi Pemicu Utama
- 07 Okt 2026 08:47 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan - Kota Tarakan mencatatkan inflasi year-on-year (yoy) sebesar 2,82 persen pada September 2026. Angka tersebut menempatkan Kota Tarakan di posisi tertinggi dibandingkan daerah lainnya di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).
Statistisi Ahli Muda (Ketua Tim Statistik Distribusi dan Jasa) Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kaltara, Dede Kurniyawan, menyampaikan lonjakan harga jasa angkutan udara, emas perhiasan, serta komoditas pangan seperti cabai rawit, menjadi penyumbang terbesar kenaikan indeks harga konsumen di Kota Tarakan secara tahunan.
"Pemicu utama inflasi tahunan di Tarakan didorong oleh kenaikan harga kelompok pengeluaran transportasi serta perawatan pribadi, di mana tarif angkutan udara memberi andil terbesar 0,62 persen dan emas perhiasan 0,58 persen, serta disusul kelompok pangan yang dipimpin oleh cabai rawit," ujarnya.
Meskipun mencatat angka tahunan tertinggi di Kaltara, laju inflasi tersebut dipastikan masih berada pada batas terkendali atau sesuai koridor target nasional. BPS mencatat penyediaan data berkala ini krusial untuk mendukung kebijakan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).
"BPS secara konsisten menyediakan data IHK dan laju inflasi berkala sebagai landasan objektif bagi TPID dalam merumuskan langkah penanganan harga," tegasnya. (Dinda)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....