Atasi Ketimpangan Lokakarya, Wawali Tarakan Buka Pelatihan Vokasi Batch 5
- 30 Sep 2026 22:19 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan — Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud Is., secara resmi membuka Pelatihan Vokasi Nasional Batch 5 Tahun 2026 yang digelar di UPTD Balai Latihan Kerja (LLK) Tarakan, Rabu (30/9/2026).
Program ini difokuskan untuk menggenjot keterampilan para pencari kerja lokal di tengah terbatasnya lowongan pekerjaan.
Pelatihan yang diinisiasi oleh Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Tarakan ini bersumber dari Anggaran Biaya Tambahan (ABT) Kementerian Ketenagakerjaan melalui DIPA BPVP Samarinda.
Sebanyak 48 peserta terbagi ke dalam tiga sub-keahlian utama, yaitu pembuatan roti dan kue, menjahit pakaian dewasa wanita, serta computer operator assistant, di mana masing-masing kelas diisi oleh 16 peserta. Salah satu peserta dalam program ini merupakan penyandang disabilitas, sebagai bentuk komitmen inklusivitas pelatihan kerja.
Tantangan Lapangan Kerja dan Serapan Tenaga Kerja
Dalam sambutannya, Ibnu Saud membeberkan realita tingginya angka pencari kerja di Kota Tarakan yang saat ini menembus angka sekitar 1.000 orang. Sementara itu, ketersediaan lowongan kerja yang ada hanya mampu menyerap sekitar 30 persen dari total pencari kerja tersebut. Ketimpangan ini menjadi alasan mendesaknya peningkatan kompetensi vokasi bagi warga.
Seluruh peserta yang menuntaskan pelatihan nantinya akan mengantongi sertifikat keahlian serta sertifikat kompetensi resmi. Kendati demikian, Wawali mengingatkan agar peserta tidak sekadar mengejar lembaran sertifikat.
"Keikutsertaan dalam pelatihan ini hendaknya dimanfaatkan untuk benar-benar meningkatkan kompetensi, sementara sertifikat merupakan bonus dari hasil yang diperoleh," tegas Ibnu Saud.
Ia menambahkan bahwa dengan penguasaan kompetensi yang mumpuni, para peserta tidak hanya siap bersaing di dunia kerja, tetapi juga berpeluang menciptakan lapangan kerja baru sebagai wirausahawan mandiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....