Korpri Bekali ASN Pra Pensiun dengan Keterampilan Berusaha
- 29 Sep 2026 13:52 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tanjung Selor — Sebanyak 102 ASN Pemerintah Kabupaten Bulungan memasuki masa purna tugas mulai 1 Januari 2027. Korpri Bulungan mendorong para calon pensiunan tidak berhenti produktif dengan membekali keterampilan usaha, mulai dari budidaya ayam petelur hingga pengolahan limbah rumah tangga menjadi produk bernilai guna.
Bupati Bulungan Syarwani menegaskan, masa pensiun bukan alasan untuk menghentikan aktivitas produktif. Para ASN yang memasuki purna tugas masih memiliki kemampuan dan pengalaman yang dapat dikembangkan untuk menopang ekonomi keluarga.
"Harapan kami, kita tetap produktif. Banyak hal yang masih bisa kita upayakan untuk meningkatkan dan berkontribusi dalam perekonomian daerah," ujar Syarwani saat membuka kegiatan pembekalan ASN prapensiun, Selasa (29/9/2026).
Menurutnya, budidaya ayam petelur menjadi salah satu peluang usaha yang realistis karena kebutuhan telur di pasar berlangsung setiap hari.
Selain memenuhi kebutuhan pangan keluarga, produksi berlebih dapat dipasarkan menambah pendapatan.
"Usaha ayam petelur ini cukup prospektif. Kebutuhan telur setiap hari tinggi dan kelebihannya bisa dijual ke pasar lokal," katanya.
Syarwani mengatakan, peluang usaha bagi purnatugas semakin terbuka karena perekonomian Bulungan menunjukkan pertumbuhan positif. Berdasarkan data statistik semester II 2026, pertumbuhan ekonomi Bulungan mencapai 10,64 persen.
"Pertumbuhan ekonomi kita mencapai 10,64 persen. Ini menjadi modal penting untuk terus menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat," tegasnya.
Perputaran ekonomi daerah juga ditopang aktivitas belanja masyarakat, termasuk ASN.
Karena itu, pemerintah daerah berkepentingan memastikan daya beli dan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga, termasuk setelah ASN memasuki masa pensiun.
"Aktivitas belanja masyarakat harus tetap bergerak. Pedagang, petani, UMKM, sampai nelayan harus ikut merasakan perputaran ekonomi di daerah," jelasnya.
Namun, Syarwani mengakui pengembangan usaha peternakan tidak lepas dari kendala permodalan dan tingginya biaya produksi.
Harga pakan unggas bahkan dapat menyumbang sekitar 40 persen terhadap harga pokok produksi.
"Persoalan pakan memang menjadi tantangan. Karena itu, aspek permodalan harus kita siapkan agar usaha yang dirintis tidak berhenti di tengah jalan," ujarnya.
Untuk itu, ia meminta Korpri tidak berhenti pada pembekalan keterampilan, tetapi ikut menjadi penghubung antara anggota prapensiun dengan akses pembiayaan usaha. "Saya minta Korpri menjembatani persoalan permodalan. Korpri bukan hanya menaungi ASN yang masih aktif, tetapi juga harus tetap hadir bagi anggota yang memasuki masa purna tugas," tegas Syarwani.
Pemkab Bulungan, lanjutnya, telah menyiapkan fasilitas Kredit MESRA melalui PT BPR Bank Bulungan dengan subsidi bunga sehingga beban bunga bagi pelaku usaha hanya sekitar 4 persen.
"Kalau didukung fasilitas perbankan Pemda, BPR pasti tidak ragu memberikan dukungan modal usaha. Jadi, keterampilan yang diberikan jangan berhenti sebagai pelatihan, tetapi harus benar-benar menjadi usaha yang menghasilkan," pungkasnya. (rln/*)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....