Dampak Karhutla, 3.453 Kasus ISPA Tercatat di Bulungan
- 22 Sep 2026 18:37 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tanjung Selor – Dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) membuat kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kabupaten Bulungan meningkat signifikan. Tercatat 3.453 dialami masyarakat hingga minggu ke-36 tahun 2026.
Lonjakan kasus ISPA tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Bulungan, terutama bagi kelompok paling rentan yakni anak-anak usia sekolah dan lanjut usia (lansia). Kondisi kualitas udara yang memburuk akibat kabut asap dinilai turut memperbesar risiko gangguan pernapasan.
Kepala Dinas Kesehatan Bulungan, Imam Sujono, mengakui terjadi peningkatan kasus ISPA selama periode Karhutla. Paparan kabut asap menjadi salah satu faktor yang memengaruhi peningkatan kasus tersebut. “Memang ada peningkatan. Selama Karhutla terjadi, sampai minggu ke-36 tercatat sebanyak 3.453 kasus ISPA di Kabupaten Bulungan,” ujarnya.
Namun, Imam menyebut kondisi dalam beberapa hari terakhir mulai menunjukkan penurunan. Kewaspadaan tetap diperlukan karena kabut asap yang menyelimuti Bulungan tidak seluruhnya berasal dari wilayah setempat.
“Alhamdulillah, beberapa hari ini kasusnya sudah mulai turun. Tetapi kabut asap ini juga bisa disebabkan kiriman dari daerah lain dan itu memang berdampak terhadap kasus ISPA, khususnya pada minggu ke-36,” jelasnya.
Perlindungan terhadap kelompok rentan harus menjadi perhatian selama kondisi udara belum sepenuhnya normal. “Rata-rata yang rentan terdampak adalah anak-anak sekolah dan lansia. Karena itu kami mengimbau masyarakat tetap menjaga kesehatan dan mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kondisi udara dipenuhi asap,” tegas Imam.
Sebagai langkah pencegahan, Pemkab Bulungan juga telah melakukan pembagian masker secara masif kepada masyarakat. Sebanyak 250.000 masker disiapkan dan dibagikan untuk mengurangi risiko paparan asap akibat Karhutla.
“Pemerintah Kabupaten Bulungan sudah melakukan upaya pencegahan dengan membagikan sebanyak 250.000 masker kepada masyarakat. Ini bagian dari langkah untuk melindungi masyarakat dari dampak kabut asap,” pungkasnya. (rln)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....