Biosolar Cepat Habis, Penyaluran BBM Bersubsidi untuk Nelayan Lancar

  • 22 Sep 2026 16:04 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, TARAKAN — Penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di SPBU Jembatan Besi Tarakan berjalan normal. Petugas SPBU menyebut, selama beberapa waktu terakhir tidak terdapat kendala dalam proses penyaluran BBM.

Petugas SPBU Jembatan Besi, Diky, mengatakan BBM bersubsidi yang dilayani untuk nelayan meliputi Pertalite dan Biosolar. Untuk mendapatkan BBM tersebut, nelayan diwajibkan memiliki rekomendasi. "Persyaratannya adalah rekomendasi," ujarnya.

Ia menyebut jumlah nelayan yang melakukan pengisian BBM cukup banyak. Untuk stok saat ini telah habis dan pengisian kembali dijadwalkan pada bulan depan. Sementara, Pertalite masih banyak digunakan oleh nelayan.

"Untuk Biosolar saat ini sudah kosong, sudah habis dan bulan depan dilakukan pengisian ulang. Untuk Pertalite lumayan banyak," katanya.

Meski stok Biosolar sedang kosong, Diky mengungkapkan secara umum penyaluran BBM di SPBU masih berjalan aman dan tidak mengalami kendala.

Pasokan BBM dari pihak Pertamina diharapkan tetap lancar agar pelayanan kepada masyarakat dan nelayan di lapangan tidak mengalami kendala. "Kalau dari suplai terdapat kendala, kami yang di lapangan juga jadi masalah. Mudah-mudahan saja lancar-lancar saja, tidak ada kendala," tuturnya.

Sementara, nelayan yang enggan disebut namanya mengaku kebutuhan BBM untuk aktivitas melaut cukup besar. Kebutuhan BBM berkisar 50-60 liter, bahkan ada yang membutuhkan sekitar 50-100 liter.

Namun sejauh ini ia tidak mengalami kesulitan dalam mendapatkan BBM. Penyaluran BBM diharapja dapat terus berjalan lancar sehingga kebutuhan untuk aktivitas melaut dan transportasi tetap terpenuhi. (Agung)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....