Korban Kebakaran Karang Rejo Diupayakan Terima Bantuan Pangan Tahap Dua
- 22 Sep 2026 04:55 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, TARAKAN – Kelurahan Karang Rejo, Kota Tarakan, mengupayakan 9 Kepala Keluarga (KK) korban kebakaran untuk bisa masuk sebagai penerima pengganti bantuan pangan tahap kedua alokasi Juli, Agustus, September 2026.
Musibah itu sendiri menghanguskan 5 bangunan. Di antaranya 3 rumah milik pribadi dan 1 bangunan merupakan rumah petak yang terdiri dari 4 pintu kontrakan milik warga.
Lurah Karang Rejo, Sugeng Utomo mengatakan, saat ini pihaknya tengah memproses agar para korban kebakaran tersebut bisa masuk dalam kategori desil 1 sampai 4, sehingga memenuhi syarat sesuai petunjuk teknis (juknis) terbaru dari pemerintah pusat.
“Kita konsultasi, mereka bisa dimasukkan sebagai penerima pengganti. Kita upayakan untuk mendapatkan bantuan pangan. Prosesnya sekarang hampir 20-an KK yang bisa diganti, termasuk korban kebakaran,” ujar Sugeng, Senin (21/9/2026).
Ia menjelaskan, sesuai informasi yang diterima dari Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Tarakan serta Bulog, warga yang tertimpa musibah seperti kebakaran, desilnya akan otomatis turun. Dengan turunnya desil tersebut, para korban dimungkinkan memenuhi syarat untuk menerima bantuan pangan.
“Jika KK itu terkena musibah, desilnya akan langsung turun. Kemungkinan mereka memenuhi syarat untuk menerima bantuan pangan. Kalau bisa mendapatkan kan cukup lumayan, mereka dapat selama 3 bulan 30 kilo. Sangat membantu kehidupan mereka setelah pasca kebakaran,” jelas Sugeng.
Saat ini langkah yang dilakukan kelurahan adalah memverifikasi data korban dan mengkomunikasikan persyaratan tersebut kepada pihak Bulog. Pasalnya, sesuai juknis tahap kedua, penerima pengganti tidak boleh di atas desil 4.
“Yang pertama kita verifikasi data dan kemudian mengkompilasi kepada Bulog terkait persyaratan. Karena persyaratan di Bulog ini kan kalau desilnya di atas 4 tidak bisa menerima. Tetapi informasi yang kita dapat ketika masyarakat itu mendapatkan musibah maka desilnya langsung turun. Nah itu yang akan kita proses dengan Bulog,” jelasnya.
Sugeng menambahkan, selain bantuan pangan dari Bulog, pihaknya juga sedang memproses bantuan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan untuk para korban kebakaran.
“Sedangkan untuk bantuan dari Pemerintah Kota sekarang masih dalam proses. Jadi kita juga tetap mengurus bantuan dari Pemkot, karena dia membutuhkan proses pengajuan, kemudian juga proses verifikasi korban,” ujar Sugeng.
Sementara bantuan yang sudah disalurkan kepada korban sejauh ini adalah bantuan dari masyarakat berupa pakaian layak pakai.
Selain itu ada juga bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Tarakan yang sifatnya darurat.
Pihak kelurahan berharap, dengan dimasukkannya korban kebakaran sebagai penerima pengganti bantuan pangan, dapat sedikit meringankan beban mereka pasca musibah. (Rajab)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....