Salat Istisqa di Bendungan Binalatung, PDAM Tarakan dan Warga Berdoa Memohon Hujan

  • 20 Sep 2026 21:14 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, TARAKAN - Menghadapi krisis pasokan air baku yang kian menipis, Perumda PDAM Tirta Alam Tarakan menggelar Salat Istisqa di kawasan Bendungan Binalatung, Kelurahan Kampung Satu Baru, Kota Tarakan. Ibadah memohon hujan ini diikuti jajaran manajemen PDAM bersama warga Gunung Slipi, Minggu (20/9/2026).

Pelaksanaan salat berlangsung khusyuk di area bendungan. Langkah spiritual ini dilakukan sebagai ikhtiar memohon kepada Allah SWT agar Kota Tarakan segera diguyur hujan deras untuk memulihkan cadangan air baku.

Direktur Perumda PDAM Tirta Alam Tarakan, Iwan Setiawan, S.Pd., M.M., M.H., menyampaikan bahwa doa bersama ini melengkapi berbagai langkah teknis yang telah dilakukan jajarannya demi menjaga ketersediaan air bersih bagi pelanggan.

"Salat Istisqa di Bendungan Binalatung ini dilaksanakan sebagai bentuk ikhtiar dan doa memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan dan memberikan keberkahan air bagi Kota Tarakan," ujar Iwan Setiawan di lokasi kegiatan.

Bersimpuh Memohon Rahmat Bersama Warga, Direktur PDAM Tirta Alam Tarakan Gelar Salat Istisqa di Bendungan Binalatung. (Foto: RRI/AI/PDAM Tarakan)

Menyusutnya elevasi air baku di Bendungan Binalatung akibat minimnya curah hujan mengancam kelancaran distribusi air ke rumah-rumah warga. Iwan berharap melalui persatuan dan doa bersama ini, krisis air baku dapat segera teratasi.

"Semoga langit segera menurunkan hujan, bendungan kembali terisi, dan air dapat terus mengalir lancar untuk memenuhi kebutuhan harian seluruh masyarakat Kota Tarakan," pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran manajemen Perumda PDAM Tirta Alam Tarakan, para tokoh agama, serta puluhan warga Gunung Slipi yang bersama-sama memanjatkan doa khusyuk.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....