Kejar Target PAD dan Tingkatkan Kesadaran Wajib Pajak lewat Razia P2KB

  • 20 Sep 2026 20:28 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan - Upaya mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) terus digencarkan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bapenda Tarakan.

Di antaranya rutin menggelar Pendataan dan Pemeriksaan Kendaraan Bermotor (P2KB). Seperti yang dilakukan pada Rabu (16/9/2026).

Razia tersebut yang melibatkan instansi lintas sektor. Seperti kepolisian, Jasa Raharja, BPKPAD Tarakan, Subdenpom, hingga Satpol PP.

Langkah ini ditujukan untuk mensosialisasi kelengkapan dokumen kendaraan sekaligus menekan angka penunggakan pajak di Kota Tarakan.

Selain memeriksa masa berlaku pajak kendaraan, petugas menyasar kendaraan berpelat luar daerah agar pemiliknya segera melakukan mutasi ke pelat KU untuk menyokong penerimaan daerah.

Kepala UPT Bapenda Tarakan, H. Syaiful Adrie mengungkapkan, realisasi penerimaan pajak kendaraan hingga saat ini baru menyentuh angka 40 persen dari target Rp42 miliar tahun ini. Menurutnya, capaian ini terbilang berat mengingat penerimaan bulanan idealnya berada di angka Rp3 miliar.

Syaiful mengimbau masyarakat untuk melunasi kewajiban sebelum jatuh tempo guna menghindari denda administratif sebesar dua persen per bulan.

"Jadi kegiatan ini sebenarnya untuk mensosialisasi dan mengedukasi masyarakat pentingnya kelengkapan kendaraan bermotor dan pajak-pajaknya, termasuk kendaraan pelat luar agar segera dimutasi ke pelat daerah kita. Target kita sebulan itu harusnya sekitar 3 miliar untuk mengejar target Rp42 miliar setahun, sementara saat ini baru tercapai 40 persen. Kami harap masyarakat bisa membayar pajak sebelum jatuh tempo agar tidak terkena denda dua persen perbulan," ujar Syaiful.

UPT Bapenda Tarakan mencatat potensi kendaraan di Tarakan mencapai lebih dari 214 ribu unit. Namun, evaluasi menyeluruh akan tetap dilakukan bersama pemerintah provinsi dan kota terkait skema opsen pajak serta pemutakhiran data kendaraan yang rusak atau berada di luar daerah. (Rajab)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....