8 Bangunan di Karang Rejo Dilahap si Jago Merah
- 18 Sep 2026 20:22 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, TARAKAN - Kebakaran hebat melanda pemukiman penduduk di pesisir Kelurahan Karang Rejo, tepatnya di RT 16, Gang Somel, Kecamatan Tarakan Barat, Jumat (18/9/2026).
Sebanyak 8 bangunan hangus terbakar dalam peristiwa tersebut. Api yang muncul sekitar pukul 14.30 Wita dengan cepat membesar dan merembet ke bangunan lain yang sebagian besar terbuat dari kayu.
Kepala Satpol PP dan PMK Tarakan, Sofyan menjelaskan, laporan kebakaran masuk pukul 14.35 Wita. Tim pemadam tiba di lokasi 5 menit kemudian atau pukul 14.40 Wita dan langsung melakukan penyemprotan.
"Laporan masuk 14.35 Wita, tiba di lokasi 14.40 Wita. Sampai di sini langsung melakukan penyemprotan. Lokasi kebakaran Jalan Gajah Mada, Gang Somel RT 16 Karang Rejo. Jumlah yang terbakar total ada delapan. Lima petak kontrakan pemilik atas nama Pak Ahmad, dan tiga lagi bangunan rumah tunggal. Semua dari kayu," ujarnya kepada awak media.
Untuk pemadaman, pihaknya mengerahkan 4 unit mobil pemadam, termasuk dari Mako Kampung Satu, mobil tangki suplai air 10 ton. Unit dari Kecamatan Tarakan Barat dan Tarakan Timur serta bantuan dari TNI dan Brimob. Pemadaman juga dibantu relawan PMI, PDAM dan PLN.
Proses pemadaman sempat terkendala akses jalan yang sempit dan padatnya kendaraan warga parkir di kiri kanan jalan, serta banyaknya masyarakat yang menonton. "Kendala pertama kita masuk sudah dihadapkan dengan padatnya kendaraan yang menghalangi kita masuk. Parkir kiri kanan penuh dengan kendaraan. Kendala kedua kondisi air, kebetulan air mati, jadi kita agak kesulitan nyedot karena pas kejadian kondisi air surut," ungkap Sofyan.
Butuh waktu hampir satu jam untuk menjinakkan api, belum termasuk proses pendinginan. Petugas juga melakukan sistem blokade agar api tidak merembet ke rumah di belakangnya.
Terkait penyebab kebakaran, Sofyan tidak mengetahui pasti. Namun dugaan sementara api berasal dari rumah milik Sapri. Warga sempat melihat adanya bahan bakar solar di lokasi karena pemilik merupakan penyedia solar untuk nelayan. Namun penyebab pasti masih dalam penyelidikan.
Sementara itu, salah satu warga, Fatahuddin menceritakan, saat kejadian ia sedang bersantai dan tiba-tiba melihat kepulan asap dari sebelah rumah beton. Api langsung membesar tanpa sempat diselamatkan.
"Kurang lebih sekitar setegah 3, sebelum sholat ashar. Waktu pertama kali terbakar di sebelah kirinya rumah beton ini. Kita disini santai dulu, melihat asap. Lalu kita lari ke sebelah mau menolong tapi sudah tidak bisa diselamatkan. Kalau ledakan tidak ada, tiba-tiba terbakar langsung membesar," ujar Fatahuddin.
Petugas pemadam kebakaran dibantu aparat keamanan sempat kesulitan memadamkan api. Lantaran banyaknya kendaraan yang parkir di tepi jalan sehingga menyulitkan mobil pemadam dan penyuplai air menuju lokasi. Selain itu, kondisi air sungai di bawah permukiman sedang surut.
Api juga dengan cepat merembet karena jarak antar rumah yang rapat dan material kayu yang mudah terbakar. (Rajab)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....