Pertama Kali, Turnamen Bulutangkis Antar SKB dan PKBM se-Tarakan Digelar

  • 18 Sep 2026 18:06 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, TARAKAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan melalui Dinas Pendidikan (Disdik) menggelar Turnamen Bulutangkis Antar Peserta Didik Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) se-Tarakan.

Kejuaraan yang digelar di GOR SMK Negeri 2 Tarakan ini dibuka langsung Kepala Disdik Tarakan, Tamrin Toha, Jumat (19/9/2026).

Kepala Disdik Tarakan, Tamrin Toha dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Bidang PAUD dan pendidikan nonformal yang telah menginisiasi kegiatan tersebut.

Ia mengatakan, turnamen yang baru pertama kali ini menjadi wadah bagi peserta didik kesetaraan untuk menunjukkan bakat dan minat di bidang non-akademik khususnya olahraga bulutangkis.

Menurut Tamrin kecerdasan tidak hanya diukur dari kemampuan akademik seperti matematika, tetapi juga dari kemampuan olahraga yang merupakan bagian dari kecerdasan kinestetik.

Selain itu turnamen juga menjadi ajang melatih kecerdasan emosional sportivitas dan pengendalian diri bagi para peserta.

"Saya tentu patut mengucapkan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada penyelenggara dalam hal ini bidang PAUD dan pendidikan non formal yang telah menginisiasi kegiatan ini yang setahu saya baru tahun ini dilaksanakan kegiatan turnamen bulutangkis. Tentu kegiatan ini merupakan kesempatan bagi anak-anakku sekalian untuk menunjukkan bakat dan minatnya terutama di bidang olahraga bulutangkis," ujar Tamrin Toha.

Ia berharap kegiatan serupa tidak hanya untuk cabang bulutangkis, tetapi juga untuk cabang olahraga lainnya. Hal ini untuk memberikan ruang ekspresi yang sama antara pendidikan formal dan non-formal serta membuka peluang prestasi hingga tingkat kota, provinsi bahkan nasional.

Ia juga menekankan pentingnya turnamen ini sebagai ajang silaturahmi antar peserta didik kesetaraan di Kota Tarakan.

Peserta turnamen merupakan perwakilan dari SKB dan PKBM se-Tarakan. Kejuaraan berlangsung hingga 20 September, dengan mempertandingkan ganda putra dan ganda putri.

Ketua Panitia yang juga Kepala Seksi Pendidikan Non Formal Disdik Tarakan, Burhan mengatakan turnamen ini bertujuan untuk memberikan motivasi bagi peserta didik untuk belajar dalam rangka meningkatkan angka partisipasi sekolah khususnya usia 7 - 18 tahun yang dinilai masih rendah.

"Kegiatan ini memang pertama kali diadakan di kota Tarakan untuk tingkat peserta didik kesetaraan yang mana untuk meningkatkan angka partisipasi sekolah khususnya usia 7 tahun sampai 18 tahun. Karena kita melihat bahwa angka partisipasi sekolah untuk pendidikan kesetaraan yang mana yang dimaksud kesetaranya adalah masih rendah makanya diberi motivasi supaya ada motivasi untuk belajar di samping itu ada olahraga," ujar Burhan. (Rajab)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....