Warga Karang Anyar Pantai Serbu GPM

  • 17 Sep 2026 04:40 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, TARAKAN – Warga Kelurahan Karang Anyar Pantai antusias memadati Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di halaman Masjid Al-Irsyad, Kecamatan Tarakan Barat, Rabu (16/9/2026).

Salah satunya Nurhayati, warga RT 02 ini rela antre sejak pukul 09.00 WITA demi mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih murah dari pasaran.

Nurhayati mengaku datang ke lokasi setelah mendapat informasi dari ketua RT yang membagikan pengumuman melalui grup warga. Ia pun langsung datang untuk membeli kebutuhan dapur.

“Saya beli gula satu, minyak dua. Memang niatnya mau beli karena agak murah, kan,” ujar Nurhayati ditemui awak media usai membeli.

Di GPM tersebut, pembelian bahan pokok memang dibatasi. Setiap warga hanya diperbolehkan membeli minyak goreng maksimal dua liter, gula pasir satu kilogram, serta bawang putih, bawang merah masing-masing setengah kilogtam dan telur 1 piring.

Meski harus antre panjang dan pembelian dibatasi, Nurhayati mengaku terbantu dengan adanya kegiatan ini. Selisih harga yang ditawarkan cukup terasa jika dibandingkan dengan harga di pasar.

Menurutnya, minyak goreng Minyakita ukuran dua liter di GPM dijual Rp28 ribu. Sementara di pasar harga mencapai Rp32 ribu.

“Di pasar dua liter itu Rp32 ribu. Kalau di sini Rp28 ribu Minyakita, bda Rp4 ribu, jadi lebih murah,” ungkap Nurhayati.

Pada kesempatan itu Nurhayati tidak membeli beras karena sudah mendapatkan pada penyaluran sebelumnya. Ia hanya fokus membeli minyak dan gula. Ia menilai kegiatan seperti ini sangat membantu warga, terutama di tengah tingginya harga kebutuhan pokok.

Gerakan Pangan Murah ini bukan kali pertama ia ikuti. Sebelumnya Nurhayati juga pernah berbelanja sembako murah di kegiatan serupa yang digelar di halaman Masjid Al-Ma'arif. Ia berharap program GPM bisa terus digelar secara rutin.

“Sudah pernah, di Al-Ma'arif. Sangat membantu karena lebih murah,” pungkas Nurhayati.

Gerakan Pangan Murah di halaman Masjid Al-Irsyad digelar oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan yang merupakan bagian dari Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), bekerjasama dengan Perum Bulog dan stakeholder terkait untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di Bumi Paguntaka. (Rajab)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....