PLN Serahkan 170 Respirator, Perkuat Perlindungan Petugas Karhutla
- 11 Sep 2026 19:26 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tanjung Selor – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih mengancam sejumlah wilayah Kaltara mendorong penguatan penanganan di lapangan. PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kaltara memberikan dukungan 170 perlengkapan pelindung pernapasan bagi petugas yang berjibaku menangani karhutla.
Bantuan tersebut terdiri dari 90 Particulate Respirator N95 dan 80 Half Facepiece Reusable Respirator Medium lengkap dengan Gas Cartridge Acid/Organic Vapor. Penyerahan dilakukan di Kantor PLN UP3 Kaltara dan diterima Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltara, Rony Haryanto.
Manager PLN UP3 Kaltara, Dody Suhendra, menegaskan bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata PLN terhadap penanganan kondisi darurat karhutla. Menurutnya, keselamatan petugas harus menjadi perhatian utama karena mereka bekerja langsung di wilayah yang terpapar asap dan partikel hasil pembakaran.
“PLN berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan dukungan terhadap upaya penanganan bencana di wilayah Kalimantan Utara. Bantuan ini kami harapkan dapat membantu BPBD dalam melaksanakan tugas di lapangan, sekaligus memberikan perlindungan bagi para petugas yang bekerja dalam kondisi terdampak asap karhutla,” ujarnya.
Ia menilai perlindungan pernapasan bukan sekadar perlengkapan tambahan, tetapi bagian penting dari upaya menjaga keselamatan personel yang berada di garis depan penanganan karhutla. Dengan kondisi asap yang dapat mengganggu kesehatan, petugas membutuhkan perlindungan memadai agar penanganan bencana tetap berjalan optimal.
“Kami ingin dukungan ini benar-benar memberikan manfaat bagi petugas yang berada di lapangan. Mereka bekerja menghadapi kondisi yang tidak mudah, sehingga aspek keselamatan dan kesehatan harus menjadi perhatian,” tegas Dody.
Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Kaltara, Rony Haryanto, mengapresiasi dukungan PLN UP3 Kaltara. Ia menegaskan, penanganan karhutla tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, terutama ketika kebakaran terjadi di wilayah yang sulit dijangkau.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN UP3 Kaltara atas dukungan yang diberikan. Bantuan ini tentunya sangat bermanfaat dalam menunjang pelaksanaan tugas di lapangan, khususnya dalam memberikan perlindungan kepada personel yang terlibat dalam penanganan karhutla,” kata Rony.
Rony mengungkapkan, keterbatasan akses menuju sejumlah lokasi menjadi tantangan tersendiri dalam penanganan karhutla.
Karena itu, dukungan peralatan dan perlengkapan keselamatan dinilai penting untuk memastikan personel dapat menjalankan tugas secara aman dan efektif.
“Sinergi dan dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk memperkuat penanganan karhutla. Masih ada wilayah yang sulit dijangkau, termasuk di kawasan Desa Sajau dan Tanah Kuning, sehingga kesiapsiagaan harus terus diperkuat,” jelas Rony.
Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapan personel menghadapi ancaman karhutla yang sewaktu-waktu dapat meluas. Selain pemadaman, perlindungan terhadap petugas juga harus menjadi prioritas karena paparan asap dan partikel kebakaran memiliki risiko terhadap kesehatan.
“Kondisi di lapangan menuntut kesiapsiagaan dan kolaborasi semua pihak. Kami berharap dukungan seperti ini terus diperkuat, sehingga petugas memiliki perlengkapan yang memadai dalam menjalankan tugas penanganan karhutla,” pungkasnya. (rln)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....