Usaha KMP Percontohan Selumit Stagnan
- 11 Sep 2026 19:19 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, TARAKAN – Koperasi Merah Putih atau KMP Kelurahan Selumit yang sempat menjadi kelurahan percontohan di awal pendirian, justru mengalami stagnasi dan berbagai kendala dalam operasionalnya.
Ketua KMP Selumit, Saifullah, mengungkapkan kondisi pengurus sebenarnya baik-baik saja. Namun kondisi koperasinya tidak berjalan lancar karena belum ada progres sejak awal diresmikan.
"Kalau berbicara soal koperasinya, kami memastikan bahwa tidak baik-baik saja. Kenapa? Ketika kondisi itu sama dengan hari kemarin, itu artinya tidak baik-baik. Karena yang dianggap baik itu adalah yang ada progres, yang ada kemajuan. Nah Selumit hari ini masih sama seperti di awal peresmiannya," ujarnya, Kamis (10/09/2026).
Ia menyebut ada beberapa faktor penyebab stagnasi. Pertama, kewenangan pengurus koperasi dinilai terkebiri oleh kepentingan lain. "Skema usaha yang dirancang dari awal oleh pengurus koperasi sampai hari ini belum terakomodir. Yang kedua adalah soal membuka peluang kearifan lokal. Itu juga tidak terakomodir," jelas mantan anggota DPRD Tarakan ini.
Pengelolaan anggaran yang dialihkan dari Bank Himbara ke PT Agrinas hingga kini menjadi hak prerogatif PT Agrinas. Usulan dari pengurus KMP disebut tidak pernah didengarkan. "Soal pengelolaan anggaran yang dialihkan dari Bank Himbara ke PT Agrinas, itu juga sampai hari ini masih hak prerogatif oleh PT Agrinas. Usulan-usulan dari pengurus Koperasi Merah Putih ini tidak pernah didengarkan. Jadi kami mau bilang bahwa Koperasi Merah Putih yang ada hari ini itu kewenangannya Agrinas," tegas Saifullah.
Akibatnya, usaha yang berjalan masih itu-itu saja. Padahal saat diresmikan presiden terdapat banyak rencana usaha mulai dari pergudangan, pelayanan, hingga digitalisasi. "Alhamdulillah dari awal Koperasi Selumit ini yang menjadi percontohan, menjadi mockup, belum ada perubahan. Masih usaha-usahanya yang itu-itu saja. Omzetnya itu-itu saja. Layanannya itu-itu saja. Tidak ada perkembangan," ungkap Saifullah.
Terkait penempatan Manajer Merah Putih yang sempat dididik di Kementerian Pertahanan, Saifullah menyebut hingga kini belum ada. Yang sudah nyata justru dukungan dari Pemerintah Kota Tarakan dengan menempatkan dua orang P3K di KMP Selumit untuk membantu administrasi dan usaha. (Rajab)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....