Jumlah Titik Panas di Kaltara Terpantau Turun!

  • 10 Sep 2026 19:22 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi sebanyak 13 titik panas (hotspot) di wilayah Kalimantan Utara (Kaltara) pada Rabu (9/9/2026). Jumlah tersebut menunjukkan penurunan hotspot selama sepekan ini.

Data tersebut merupakan hasil pemantauan titik panas selama periode 9 September 2026 pukul 00.00 hingga 23.59 WIB. Berdasarkan data BMKG, seluruh titik panas yang terdeteksi berada di Kabupaten Bulungan.

Dari total 13 titik panas di Bulungan, satu titik memiliki tingkat kepercayaan rendah, sedangkan 12 titik lainnya memiliki tingkat kepercayaan sedang. Tidak terdapat titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi. Sementara itu, tidak ditemukan titik panas di wilayah Tarakan, Nunukan, Malinau, maupun Tana Tidung selama periode pemantauan tersebut.

Dengan demikian, total titik panas yang terdeteksi di seluruh wilayah Kaltara tercatat sebanyak 13 titik. BMKG menjelaskan, deteksi hotspot dilakukan menggunakan sensor VIIRS dan MODIS pada sejumlah satelit polar, yakni NOAA20, S-NPP, Terra, dan Aqua. Data hasil pengamatan tersebut memberikan gambaran mengenai lokasi wilayah yang mengalami anomali suhu panas.

Satelit mendeteksi anomali suhu panas dengan membandingkan kondisi suhu suatu wilayah dengan suhu di area sekitarnya. Observasi dilakukan pada siang dan malam hari untuk masing-masing satelit.

BMKG juga menyampaikan bahwa titik panas tidak selalu dapat terdeteksi di seluruh wilayah. Pada daerah yang tertutup awan atau berada dalam blank zone, hotspot di wilayah tersebut tidak dapat terdeteksi oleh satelit.

Data sebaran titik panas tersebut dipublikasikan oleh BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Juwata, Tarakan, sebagai informasi pemantauan kondisi wilayah Kaltara. (Agus)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....