Embung Mengering, Perumda Tirta Alam Tarakan Siap Distribusi Air Bergilir
- 07 Sep 2026 17:20 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan - Perumda Tirta Alam Tarakan mulai menerapkan skema distribusi air secara bergilir ke rumah pelanggan.
Kebijakan ini dilakukan akibat sejumlah embung mengering hingga membuat menurunnya produksi air dampak minimnya curah hujan di Tarakan lebih dari sebulan.
Direktur Perumda Tirta Alam Tarakan, Iwan Setiawan mengatakan, embung yang mengering yaitu Embung Binalatung dan Embung Rawasari. Selain itu, air baku di Embung Persemaian juga tidak bisa diambil karena volume airnya yang semakin menyusut.
Akibatnya, debit air baku saat ini turun 142 liter per detik, dari sebelumnya 333 liter per detik. Kondisi ini membuat aliran air di daerah perbukitan dan pesisir tidak mengalir.
“Dari 333, artinya turun 142 liter per detik. Nah, ini mengakibatkan untuk daerah perbukitan dan daerah pesisir tidak mengalir. Makanya tadi sudah kita rapatkan, mungkin nanti akan kita gilir dua hari sekali,” ujar Iwan.
Karena itu, mulai Senin (7/9/2026), Perumda Tirta Alam Tarakan mulai melakukan distribusi air secara bergilir. Warga diimbau memantau jadwal giliran melalui media sosial resmi Perumda Tirta Alam Tarakan.
“Saya menghimbau kepada masyarakat agar melihat pengumuman di PDAM, di media sosialnya PDAM, agar tahu jadwal kapan mereka hidup, kapan mereka mengalir, kapan mereka dimatikan alirannya,” jelas Iwan.
Akibat dari kondisi, Iwan memperkirakan sekitar 30 persen atau 15 ribu pelanggan terdampak penurunan produksi. Terutama wilayah yang dilayani oleh Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kampung 1 atau Binalatung. Meliputi Mamburungan, Kampung 1, Kampung 4, Kampung 6, Lingkas Ujung, Gunung Lingkas, Boma Panjang, serta sebagian Selumit Pantai.
Sementara wilayah yang masih aman diantaranya yang dilayani IPA Kampung Bugis, IPA Juwata, dan Bengawan.
Selain sistem gilir, Perumda juga menyiapkan pendistribusian air gratis menggunakan tangki untuk wilayah yang benar-benar tidak mengalir. Pendistribusian dilakukan sesuai permintaan RT.
“Nanti untuk daerah-daerah yang benar-benar tidak mengalir, nanti kita mungkin akan bagikan air gratis pakai tangki. Nanti kita umumkan,” kata Iwan.
Ia juga mengimbau masyarakat menampung air saat aliran hidup, agar memiliki cadangan saat jadwal dimatikan. (Rajab)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....