Antisipasi Kabut Asap, KNTI Kaltara Berharap Bantuan GPS Canggih dari Pemerintah

  • 07 Sep 2026 15:18 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan - Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Kalimantan Utara (Kaltara) berharap ada bantuan GPS atau kompas canggih dari pemerintah untuk nelayan.

Harapan ini untuk mengantisipasi apabila terjadi kondisi seperti saat ini. Di mana langit di Tarakan diselimuti kabut asap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dalam sebulan terakhir.

Kondisi ini mengakibatkan aktifitas nelayan terganggu karena jarak pandang yang terbatas. Bahkan sudah ada kapal yang karam beberapa minggu alu diduga karena menabrak gusung. Sementara selain mengandalkan rambu di laut, nelayan selama ini hanya pada aplikasi do handphone yang terkadang terkendala jaringan internet.

Karena itu, untuk mengantisipasi hal ini, Rustan berharap pemerintah dapat memberikan bantuan alat navigasi yang lebih memadai kepada nelayan, seperti GPS atau kompas canggih.

"Harapan kita mudah-mudahan ada solusi dari pemerintah. Semestinya pemerintah harus melakukan itu supaya kita tidak terlalu merasa beban di kondisi seperti ini. Sangat dibutuhkan kompas yang lebih canggih, bisa mendeteksi, ada navigasinya. Harganya sekitar 5 jutaan satu unit," ujar Rustan, Senin (7/9/2026).

Hingga kini kabut asap masih bertahan di wilayah perairan Kaltara karena minimnya angin kencang yang dapat mendorong asap menjauh. (Rajab)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....