Panas Berkepanjangan, Debit Air di Beberapa Embung Mulai Menurun

  • 02 Sep 2026 16:24 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan - Cuaca panas dan minim curah hujan yang berkepanjangan, membuat beberapa embung yang menyuplai air baku ke Perumda Air Minum Tirta Alam Tarakan, secara perlahan mengalami penyusutan debit air.

Manager Produksi Perumda Tirta Alam Tarakan, Sunarto mengatakan, untuk embung kampung satu kapasitas normal menampung air 150 ribu meter kubik saat ini debit air mengalami penurunan yang sangat drastis.

"Sampai hari ini minus 222 cm, lubang hisap sudah muncul, dan dikhawatirkan tidak bisa berproduksi dari Embung Persemaian Kampung Satu,” kata Sunarto, Rabu (2/9/2026).

Sunarto menambahkan, untuk embung Indulung yang menjadi penopang utama pasokan air baku Tarakan dengan kapasitas penampungan air melebihi 300 ribu meter kubik, dan kondisinya masih aman.

"Embung Indulung masih mampu mensuplai kebutuhan air dan sisa cadangan air di Indulung di kisaran 288 ribu meter kubik," jelasnya.

Untuk Embung Rawasari yang berkapasitas normal 300 cm saat ini mengalami penurunan elevasi sebesar minus 86 cm, tapi masih bisa mensuplai kebutuhan air kota Tarakan.

"Sementara untuk embung Bengawan berada pada status aman dan level air di Embung Bengawan saat ini mencapai 338 cm," bebernya.

Adapun wilayah Persemaian, pasokan air dari alur sungai dan intake yang mendapat suplai cadangan dari Embung Bengawan serta Rawasari, "IPA Kampung Bugis mendapatkan suplai gabungan dari dua titik, dan masih dalam keadaan aman," tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....