218 Titik Panas Terdeteksi di Kaltara, Bulungan Paling Terbanyak
- 02 Sep 2026 19:18 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan - Sebanyak 218 titik panas (hotspot) terdeteksi di wilayah Kalimantan Utara (Kaltara) pada Selasa (1/9/2026). Data tersebut merupakan hasil pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk periode pukul 00.00 hingga 23.00 WIB.
Berdasarkan data BMKG, tingkat kepercayaan deteksi titik panas terbagi menjadi tiga kategori, yakni rendah, sedang, dan tinggi. Dari total 218 titik panas, sebanyak 9 titik memiliki tingkat kepercayaan rendah, 182 titik tingkat kepercayaan sedang dan 27 titik tingkat kepercayaan tinggi.
Kabupaten Bulungan menjadi wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak, yakni mencapai 214 titik. Rinciannya, terdapat 8 titik dengan tingkat kepercayaan rendah, 180 titik tingkat kepercayaan sedang dan 26 titik tingkat kepercayaan tinggi.
Sementara itu, Kabupaten Malinau terdeteksi memiliki empat titik panas. Sebanyak satu titik masuk kategori kepercayaan rendah, dua titik kategori sedang dan satu titik kategori tinggi. Adapun Kota Tarakan, Kabupaten Nunukan, serta Kabupaten Tana Tidung tidak terdeteksi memiliki titik panas dalam periode pemantauan tersebut.
BMKG menjelaskan, deteksi titik panas dilakukan menggunakan sensor VIIRS dan MODIS yang terpasang pada sejumlah satelit polar, yakni NOAA-20, S-NPP, Terra, dan Aqua. Teknologi tersebut mendeteksi anomali suhu pada permukaan bumi dengan membandingkannya terhadap kondisi suhu di wilayah sekitarnya.
Keberadaan titik panas tidak serta-merta dapat diartikan sebagai kepastian terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Data hotspot merupakan indikasi adanya anomali suhu yang perlu diverifikasi lebih lanjut di lapangan. Tingkat kepercayaan yang lebih tinggi menunjukkan indikasi deteksi lebih kuat.
BMKG juga menyebut bahwa titik panas tidak dapat terdeteksi pada wilayah yang tertutup awan atau berada dalam blank zone. Kondisi tersebut membuat hasil pemantauan satelit tidak selalu menggambarkan seluruh kejadian kebakaran yang mungkin terjadi di suatu wilayah.
Dengan jumlah 214 titik panas, Bulungan menjadi wilayah yang perlu mendapat perhatian dalam pemantauan potensi kebakaran hutan dan lahan di Kaltara. Pemantauan lanjutan dan verifikasi lapangan diperlukan untuk memastikan lokasi serta kondisi sebenarnya dari titik-titik panas yang terdeteksi satelit. (Agus)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....