PMI Salurkan 50 Ribu Lembar Masker Medis Antisipasi Dampak Kabut Asap di Kaltara
- 01 Sep 2026 18:21 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, TARAKAN - Pengurus Pusat Palang Merah Indonesia (PMI) menyalurkan bantuan 50 ribu lembar masker medis melalui PMI se-Kalimantan Utara (Kaltara).
Langkah ini guna mengatasi dampak buruk emisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah Kalimantan.
Penyaluran bantuan dilakukan simbolis di Markas PMI Tarakan, Selasa (1/9/2026), melalui PMI Kaltara kepada PMI kabupaten dan kota.
Ketua PMI Kaltara, Risdianto mengatakan pembagiannya menyesuaikan jumlah penduduk dan tingkat dampak di lapangan. Daerah dengan populasi besar seperti Bulungan dan Tarakan mendapat alokasi lebih banyak.
“Hari ini dilaksanakan distribusi masker yang merupakan bantuan dari PMI Pusat melalui PMI Provinsi Kalimantan Utara yang dibagikan kepada PMI Kabupaten Kota se-Kalimantan Utara. Tujuannya adalah dalam rangka untuk bisa membantu masyarakat dalam rangka menghadapi karhutla saat ini dimana kita tahu bahwa kondisi cuaca, kualitas untuk udara tidak baik," ujar Risdianto kepada awak media.
Selain pembagian masker, pria yang juga menjabat Sekda Bulungan ini meminta jajaran PMI di daerah melakukan edukasi hidup sehat kepada masyarakat.
Diharapkan relawan PMI turut diterjunkan ke lapangan bersama tenaga kesehatan dan ambulans untuk membantu penanganan darurat.
“Termasuk juga teman-teman relawan turun ke lapangan membantu melalui tenaga kesehatan, medis yang kami miliki. Melalui ambulans dan sebagainya untuk membantu tenaga-tenaga lapangan yang ada saat ini. Termasuk juga kita juga menyiapkan beberapa PMI kita telah memiliki sarana untuk oksigen. Tabung oksigen sehingga apabila ternyata ada emergensi, masyarakat bisa memanfaatkannya,” jelas Risdianto.
Sementara itu, Ketua PMI Tarakan, Hamid Amren mengatakan masker hasil bantuan akan dibagikan langsung kepada masyarakat di persimpangan jalan dan lampu merah, sekaligus dilakukan sosialisasi.
“Yang pertama tentu kita akan membagikan kepada masyarakat di perempatan jalan, di lampu merah. Sekaligus kita sosialisasi. Yang paling penting masyarakat yang telah mendapat masker, ya dipakai. Jangan dijadikan hiasan, taruh di kantong atau malah disimpan,” tegas Hamid Amren.
Mantan Sekda Tarakan ini mengimbau warga yang beraktivitas di luar rumah, terutama pengendara motor, wajib menggunakan masker untuk mencegah gangguan pernapasan dan ISPA akibat kabut asap.
“Kalau keluar rumah, kita himbau supaya menggunakan masker. Untuk sama-sama kita menjaga kesehatan. Yang paling penting dalam kondisi seperti ini gunakan masker” kata Hamid Amren.
PMI Tarakan juga selalu siaga saat terjadi karhutla. Relawan dan ambulans telah dipersiapkan bersama BPBD dan unsur TNI Polri untuk penanganan di lapangan, khususnya di wilayah Tarakan Timur dan Tarakan Utara.
Hamid Amren berharap masyarakat dapat memanfaatkan bantuan masker ini dengan baik dan tetap menjaga kesehatan selama kondisi kabut asap berlangsung. (Rajab)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....