BMKG Deteksi 49 Titik Panas di Bulungan, 3 Hotspot Kategori Tinggi
- 01 Sep 2026 16:56 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat 49 titik panas (hotspot) di wilayah Kalimantan Utara (Kaltara) pada Selasa (1/9/2026), berdasarkan pemantauan pukul 00.00 hingga 11.00 WIB.
Data yang dipublikasikan Stasiun Meteorologi (Stamet) Tarakan menunjukkan, seluruh titik panas tersebut terdeteksi di Kabupaten Bulungan. Dari total 49 titik, sebanyak 46 berada pada tingkat kepercayaan kategori sedang, sedangkan tiga titik lainnya masuk kategori tinggi.
Sementara itu, wilayah lain di Kaltara yakni Kota Tarakan, Kabupaten Nunukan, Malinau, dan Tana Tidung, tidak tercatat memiliki titik panas dalam periode pengamatan tersebut. Dengan demikian, Bulungan menjadi satu-satunya wilayah di Kaltara yang terpantau memiliki hotspot.
BMKG menjelaskan, deteksi titik panas dilakukan menggunakan sensor VIIRS dan MODIS yang terpasang pada sejumlah satelit polar, yakni NOAA-20, S-NPP, Terra, dan Aqua. Sistem tersebut mendeteksi anomali suhu permukaan yang lebih panas dibandingkan wilayah di sekitarnya sehingga dapat memberikan gambaran mengenai lokasi yang berpotensi mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Meski demikian, keberadaan hotspot tidak serta-merta berarti telah terjadi kebakaran di lokasi tersebut. Wilayah yang tertutup awan atau berada dalam blank zone dapat menyebabkan titik panas tidak terdeteksi. Observasi sendiri dilakukan pada siang dan malam hari oleh masing-masing satelit.
Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian mengingat prakiraan cuaca BMKG untuk 1 September menunjukkan Bulungan mengalami udara kabur dengan suhu sekitar 23 hingga 32 °C. Sejumlah wilayah Kaltara lainnya juga diprakirakan mengalami kondisi udara kabur. (Agus)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....