Polda Kaltara Periksa HP dan Urine Personel, Cegah Judol hingga Narkoba

  • 31 Agt 2026 15:32 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tanjung Selor – Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Kaltara memperketat pengawasan internal terhadap personelnya.

Pemeriksaan mendadak digelar di Lapangan Apel Mako Polda Kaltara, menyasar penggunaan telepon genggam hingga urine personel, pada Senin (31/8/2026).

Operasi Penegakan, Ketertiban, dan Disiplin (Gaktibplin) ini menjadi langkah tegas kepolisian untuk memastikan anggota tidak terseret praktik judi online, pinjaman online bermasalah maupun penyalahgunaan narkoba. Sebanyak 95 personel dari berbagai fungsi menjalani pemeriksaan urine dan pengecekan telepon genggam.

Kabidpropam Polda Kaltara AKBP Ajie Lukman Hidayat, menegaskan pemeriksaan dilakukan sebagai bentuk pengawasan dan pencegahan terhadap berbagai pelanggaran yang dapat mencoreng institusi Polri.

“Gaktibplin ini merupakan upaya kita untuk mencegah personel terlibat dalam judi online, pinjaman online maupun penyalahgunaan narkoba. Pemeriksaan dilakukan secara langsung dan menyasar personel dari berbagai fungsi,” tegasnya.

Ia mengatakan, pemeriksaan tidak hanya menyasar aspek disiplin, tetapi juga penggunaan perangkat komunikasi yang berpotensi menjadi pintu masuk pelanggaran. Menurutnya, personel harus mampu menjaga perilaku, termasuk saat menggunakan telepon genggam.

“Handphone juga kita lakukan pengecekan, khususnya terkait indikasi judi online dan pinjaman online. Dari hasil pemeriksaan, sejauh ini tidak ditemukan adanya pelanggaran atau indikasi keterlibatan personel dalam judol maupun pinjol,” ujarnya.

Ajie juga memastikan pemeriksaan urine terhadap 95 personel menunjukkan hasil nihil narkoba. Kepolisian tidak akan memberikan ruang bagi anggota yang mencoba bermain-main dengan barang terlarang.

“Untuk pemeriksaan urine, dari 95 personel yang kita periksa, hasilnya nihil atau tidak ditemukan indikasi narkoba. Ini tentu menjadi perhatian kita bersama agar seluruh personel tetap menjaga integritas dan disiplin,” katanya.

Selain pemeriksaan, Bidpropam juga memberikan teguran dan pengarahan kepada personel. Penampilan dan kerapian turut menjadi perhatian, termasuk persoalan rambut yang dinilai sebagai bagian dari kedisiplinan anggota Polri.

“Kita juga memberikan penekanan kepada seluruh personel agar tidak terlibat narkoba, judi online maupun pinjaman online. Gunakan handphone secara bijak dan jaga penampilan karena disiplin anggota harus dimulai dari hal-hal sederhana,” tegas Ajie.

Kegiatan Gaktibplin akan terus menjadi bagian dari pengawasan internal untuk memastikan personel Polda Kaltara tetap berada dalam koridor aturan dan kode etik kepolisian. “Pengawasan seperti ini akan terus kita lakukan. Jangan sampai ada personel yang justru menjadi bagian dari persoalan yang seharusnya kita berantas di tengah masyarakat,” pungkasnya. (rln)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....