Pemkot Tarakan akan Putus Jalan Amal Lama untuk Keruk Batubara

  • 24 Agt 2026 20:15 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan - Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan akan memutus sementara Jalan Amal Lama untuk mengeruk batubara aktif.

Langkah ini sebagai upaya pemadaman total terhadap titik bara api batubara di Jalan Amal Lama, tepatnya di depan Kampus FKIP Universitas Borneo Tarakan (UBT).

Hal itu dilakukan setelah Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), organisasi perangkat daerah terkait di lingkungan Pemkot Tarakan, pihak Pertamina EP Tarakan Field, Sucofindo dan UBT melakukan peninjauan, Senin (24/8/2026).

Khairul mengatakan, penanganan dilakukan secara menyeluruh berdasarkan saran teknis dari tim Sucofindo dan Pertamina yang berpengalaman menangani kasus serupa.

“Rencana kita nanti akan diputus. Pasti jalannya kita akan putus, karena apinya semakin merembet. Ya diputus jalannya, dikeruk, lalu ditimbun lagi, disiram, dan yang sudah terbakar dimatikan,” ujar Khairul kepada awak media disela peninjauan.

Selain pengerukan, pemkot juga akan membuat kolam-kolam kecil di sekitar lokasi sebagai resapan air. Tujuannya untuk memadamkan api secara perlahan dan mengantisipasi munculnya titik api baru.

“Saran dari Sukofindo, saran dari Pertamina, itu dibuat kolam-kolam kecil nanti untuk resapan air supaya memadamkan api secara pelan-pelan,” jelas Khairul.

Dari pantauan di lapangan, Khairul memperkirakan luasan bara yang terlihat sekitar 5 meter. Namun kedalaman sebaran api belum bisa dipastikan karena merembet seperti “api dalam sekam”.

Penanganan ditargetkan secepatnya. Pemkot Tarakan akan melibatkan sejumlah OPD terkait. Seperti DPUTR, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) hingga kecamatan dan kelurahan setempat. Selain itu juga melibatkan Kodaeral XIII, Polres, Kodim O907/Tarakan hingga pihak UBT. (Rajab)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....