Tiga Rumah Terbakar di Karang Balik, Damkar Tembus Padatnya Warga saat Padamkan Api
- 23 Agt 2026 09:12 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, TARAKAN – Kebakaran melanda pemukiman padat penduduk di RT 6, Kelurahan Karang Balik, Kecamatan Tarakan Barat, Jumat sore (22/8/2026). Tiga rumah kayu ludes terbakar.
Kepala Bidang Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan Dinas Satpol PP dan PMK Tarakan, Eko Supriatnoko, mengatakan laporan kebakaran diterima pukul 15.23 WITA.
"Kita terima laporan itu jam 15.23. Perjalanan 5 menit kita sampai sini kemudian kita sudah siap tembak jam 15.30," ujar Eko di lokasi kejadian.
Proses pemadaman berlangsung cepat. Unit pertama dari Sektor Barat dikerahkan 1 unit fire dan 1 unit supply. Disusul backup dari Mako 1 unit fire dan 1 unit supply. Dukungan juga datang dari PDAM berupa 2 unit supply dan Pertamina 1 unit fire brigade dengan 10 personel. Total 35 personel gabungan diturunkan bersama relawan dan Redcar.
"Kita pemadaman, tadi informasi dari anggota, selesai pemadaman jam 16.15 Wita, 45 menit pemadaman, tapi usai pemadaman, pendinginan masih berlangsung," jelas Eko.
Eko menyebut kendala utama adalah bangunan rumah panggung berbahan kayu yang rapat dan berdekatan, ditambah angin kencang serta cuaca panas.
"Betul, bangunan panggung ya, rumah panggung, kayu, rapat, berdekatan. Anginnya juga ada, apalagi cuaca hari ini sudah hampir 2 minggu tidak ada turun hujan. Panas, udaranya kering, anginnya kencang. Itu yang membuat api cepat sekali membesar," kata Eko
Menurutnya, api pertama kali muncul dari rumah milik Hadijah, kemudian menjalar ke rumah rumah lainnya. Meski kerusakan bangunan utama cukup besar, tim berhasil melakukan lokalisir agar api tidak merambat ke rumah lain.
"Tadi sempat nyebrang, di belakang juga padat. Langkah pertama kita melakukan lokalisir. Alhamdulillah berhasil. Yang terdampak sempat menyala tapi tidak sempat terbakar," ungkap Eko.
Dalam pemadaman, petugas menghadapi kendala akses karena warga memadati jalan masuk. Pasokan air sempat terhambat.
"Kesulitan kita ketika terjadi kebakaran di pemukiman padat dan aksesnya sempit. Masyarakat sudah luar biasa memadati akses masuk unit kita. Prinsip pemadaman adalah pasokan air, supply air baku yang tidak boleh terputus," tegas Eko.
Eko mengimbau warga agar memberikan akses jalan saat terjadi kebakaran. Ia juga mengapresiasi dukungan PDAM yang menurunkan 2 mobil tangki dan kerja personel di lapangan yang menggunakan selang hingga 400 meter untuk menjangkau lokasi.
Dengan kejadian ini, total kasus kebakaran di Tarakan hingga Agustus 2026 tercatat 44 kejadian, termasuk kebakaran hutan dan lahan. (Rajab)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....