PMI Tarakan Buka Donasi Korban Gempa NTT

  • 21 Agt 2026 13:52 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan - Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Tarakan membuka donasi bagi korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur. (NTT).

Gempa yang mengguncang NTT dengan magnitudo 7,7 menyebabkan korban jiwa dan kerugian harta benda yang tidak sedikit.

Untuk meringankan beban warga, PMI Tarakan membuka donasi. Masyarakat, lembaga, hingga komunitas yang ingin menyalurkan bantuan bisa menitipkan melalui PMI Tarakan.

.

Kepala Markas PMI Tarakan, H. Hamid Amren, mengatakan donasi sudah dibuka dan disebarluaskan melalui media online.

Masyarakat yang peduli dapat menyumbang langsung ke Markas PMI Tarakan atau transfer secara online.

Termasuk organisasi atau lembaga yang tidak memiliki jaringan ke NTT juga bisa menitipkan bantuan melalui PMI Tarakan. Nantinya bantuan akan disalurkan lewat PMI Pusat atau langsung ke PMI NTT.

"Kita buka donasi, kita sebarkan lewat media-media online termasuk kita sebarkan lewat QRIS. Bagi masyarakat yang peduli terhadap keprihatinan saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur dapat menyumbang baik secara langsung ke PMI maupun lewat transfer secara online," ujar Hamid Amren, Jumat (21/8/2026).

“Kalau ada teman-teman yang ngumpul-ngumpul di persimpangan jalan, ada yang sudah terkumpul dengan berbagai kegiatan lainnya, kalau memang mau menitip lewat Palang Merah Indonesia, cabang Tarakan, boleh,” sambung mantan Sekretaris Daerah Tarakan ini.

Untuk batas waktu donasi, Hamid meminta masyarakat menghubungi markas PMI Tarakan. Yang pasti pihaknya membuka donasi untuk disumbangkan ke warga NTT.

Sementara ini, Hamid Amren mengakui relawan PMI Tarakan sejauh ini belum turun ke jalan melakukan penggalangan. Namun tidak menutup kemungkinan langkah itu dilakukan apabila dibutuhkan.

“Lebih kita galang lewat partisipasi langsung masyarakat. Apakah lewat QRIS nontunai atau bisa secara tunai. Tapi kalau memungkinkan keadaan nanti, kita juga bisa saja turun ke jalan,” kata Hamid. (Rajab)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....