Dua Embung Menipis, Ketersediaan Air Baku di Tarakan Terancam
- 18 Agt 2026 20:44 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, TARAKAN : Kekeringan yang melanda hampir sebulan terakhir, turut mengancam ketersediaan air baku Perumda Tirta Alam Tarakan. Sejumlah embung yang menjadi sumber air baku kini debitnya terus menyusut.
Permasalahan kompleks kini dihadapi warga Tarakan, selain meningkatnya potensi kebakaran lahan serta kabut asap yang ditimbulkan, dampaknya juga mengancam ketersediaan air baku yang diproduksi Perumda Tirta Alam Tarakan.
Direktur Perumda Tirta Alam Tarakan, Iwan Setiawan, mengatakan saat ini pasokan air memang masih aman. Namun, jika dalam 15 hari ke depan tidak turun hujan, kondisi akan mulai rawan.
Pasalnya, debit air di dua embung utama yakni Embung Persemaian dan Embung Rawasari, semakin menipis.
Untuk tetap memenuhi kebutuhan masyarakat akan air bersih, Perumda Tirta Alam Tarakan telah mengaktifkan dua pompa di Intake Indulung dan Bengawan yang debit airnya masih banyak.
“Ini kan sudah tidak hujan hampir 1 bulan, 25 harian. Nah, untuk sementara aman kondisinya. Masih bisa bertahan sekitar 15 hari ke depan. Tapi kalau 15 hari tidak hujan, ini memang agak rawan gitu," ujar Iwan Setiawan, Selasa (18/8/2026).
"Ya, sudah menipis loh Rawasari sama Embung Persemaian. Nah, tapi kita mengaktifkan 2 pompa di Indulung dan Bengawan yang sumber airnya bagus.," imbuhnya.
Menurutnya, distribusi air ke pelanggan termasuk di wilayah dataran tinggi dan perbukitan masih berjalan normal dan belum ada sistem bergilir.
Namun Iwan mengingatkan, jika kemarau berlanjut 15 sampai 20 hari ke depan, pihaknya terpaksa menerapkan skema pembagian air bergilir, terutama ke daerah yang tidak mengalir.
“Kalau seandainya 15 hari sampai 20 hari ke depan tidak ada hujan, kita akan mengadakan air yang bergilir. Mungkin nanti kita membagikan ke daerah-daerah yang tidak mengalir, " ujar Iwan.
Dengan kondisi saat ini, diharapkan masyarakat untuk bijak menggunakan air dan menghindari pemborosan selama musim kemarau berlangsung. (Rajab)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....