Waspada Karhutla, Juata dan Pantai Amal Rawan jika 5 Hari tanpa Hujan
- 11 Agt 2026 10:25 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tarakan meminta warga mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Imbauan ini menyusul minimnya curah hujan yang terjadi Tarakan dalam beberapa hari terakhir.
Kepala BMKG Tarakan, Muhammad Sulam Khilmi, menyebut Juwata dan Kelurahan Pantai Amal sebagai wilayah paling rawan.
“Kaltara pada umumnya dan Tarakan khususnya, kalau 3 hari tidak hujan, apalagi sampai 5 hari, potensi karhutla pasti ada,” kata Sulam, Senin (11/8/2026).
Ia mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan atau sampah sembarangan.
“Mohon tidak melakukan pembakaran, apalagi tidak bertanggung jawab. Kondisi kering sangat mudah memicu api,” pinta Sulam Khilmi
Berdasarkan pantauan satelit, suhu udara di Tarakan tercatat 33 derajat celsius dan masih dalam batas normal. Yang berubah adalah kelembapan udara.
“Kandungan uap air di udara menurun, sehingga terasa panas sekali,” ungkap Sulam Khilmi.
Untuk sepekan ke depan, Sulam Khilmi menyebut masih ada potensi hujan di Tarakan. Namun intensitasnya sangat rendah, diperkirakan tidak lebih dari 20 mm perhari. (Rajab)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....