Restrukturisasi Turut Menyentuh Perumda di Tarakan
- 09 Agt 2026 06:49 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan - Selain organisasi perangkat daerah, Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan juga akan merestrukturisasi badan usaha milik daerah.
Dari lima perusahaan umum daerah (perumda) yang ada, empat di antaranya akan dilebur menjadi satu dalam wadah Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda).
Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul M.Kes menyebut Perumda Air Minum Tirta Alam Tarakan yang tidak digabung.
Dengan demikian yang terkena restrukturisasi adalah Perumda Tarakan Energi Mandiri, Perumda Tarakan Media Telekomunikasi, Perumda Tarakan Aneka Usaha dan Perumda Tarakan Agrobisnis Mandiri.
Selain keterbatasan anggaran dampak efisiensi, alasan penggabungan karena kondisi ke empat perumda tersebut tidak sehat. Sebaliknya hanya Perumda Tirta Alam Tarakan yang dinilai sehat dan memiliki segmen pasar sendiri.
Karena itu, dengan penggabungan nanti diharapkan ada penyertaan modal dari investor. Sebab dengan badan usaha perseroda nanti, Pemkot Tarakan membuka diri siapa pun yang berminat berinvestasi.
“Kalau kita ubah menjadi perseroda implikasinya ada dana investasi swasta masuk. Karena kita sekarang ini sudah tidak mampu juga memberikan mereka tambahan penyertaan modal terus di empat itu, maka bergabung,” terang Khairul, Jumat (7/8/2026).
Meski demikian, mantan Kepala Dinas Kesehatan Tarakan ini menegaskan bahwa pemkot tetap mendominasi kepemilikan saham dengan persentase minimal 51 persen.
Khairul menegaskan, restrukturisasi ini juga akan berdampak pada manajemen perumda saat ini. Akan ada perombakan terhadap direksi dan komisaris.
Menurutnya, jajaran direksi dan komisaris nantinya tidak lagi dipilih lewat pansel, melainkan diputuskan melalui Rapat Dewan Komisaris agar pengelolanya benar-benar profesional dan berorientasi meningkatkan pendapatan.
Khairul menyebut langkah ini terpaksa dilakukan karena APBD Tarakan sedang turun.
"Tentu akan ada implikasi penggabungan ini dalam rangka efisiensi juga, mengantisipasi biaya operasional. Maka kita juga harus menyesuaikan, pasti sebagian termasuk juga ada pengurangan biaya operasional,” pungkas Khairul. (Rajab)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....