Pemkot Tarakan Fasilitasi Shelter dan Logistik Tangani 15 Warga Jabar Terlantar

  • 08 Agt 2026 05:55 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan — Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan bergerak cepat menangani persoalan ketelantaran 15 warga asal Jawa Barat (Jabar).

Lewat koordinasi lintas instansi, belasan pekerja tersebut kini telah diamankan dan mendapatkan penanganan layak sembari menunggu jadwal kepulangan.

Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Tarakan, Arbain, mengungkapkan bahwa penanganan kasus ini memerlukan koordinasi khusus antara Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan dengan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat.

Hal ini dikarenakan latar belakang masalah berawal dari isu hubungan industrial dan ketenagakerjaan di tempat kerja asal mereka di Bulungan.

"Awalnya persoalan diserahkan dan dirapatkan di Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja untuk memastikan prosedur ketenagakerjaannya terselesaikan terlebih dahulu, termasuk mengantisipasi adanya potensi kecurangan upah yang dialami para pekerja," jelas Arbain.

Namun, mengingat Dinas Ketenagakerjaan tidak memiliki fasilitas penampungan sementara (shelter), Dinas Sosial mengambil alih fungsi perlindungan dasar.

Saat ini, 15 warga Jawa Barat tersebut telah ditampung di shelter resmi dan dijamin ketersediaan makanannya selama 3 hingga 5 hari masa tunggu.

Pemkot Tarakan memastikan seluruh hak dasar dan kesehatan ke-15 warga tersebut terpenuhi dengan baik.

Proses pengurusan administrasi serta pendampingan kepulangan menggunakan kapal laut pada hari Minggu mendatang kini sedang ditangani secara intensif oleh dinas terkait. (Rajab)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....