Terjebak Penantian Kapal, 15 Pekerja Asal Jabar Terlantar di Tarakan

  • 08 Agt 2026 05:56 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan — Nasib naas menimpa sebanyak 15 orang pekerja asal Jawa Barat yang kini terdampar di Kota Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara).

Ketiadaan tempat tinggal serta ketidakpastian finansial sempat membuat belasan buruh tersebut terlantar di area publik sebelum akhirnya mendapat perhatian penanganan.

Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Tarakan, Arbain menjelaskan, kelompok pekerja ini sebelumnya bekerja di wilayah Kabupaten Bulungan, tepatnya di kawasan Sajau.

Kedatangan mereka ke Tarakan sejatinya merupakan jalur transit untuk melanjutkan perjalanan pulang ke kampung halaman di Jawa Barat.

“Informasinya ya, cuman karena yang bersangkutan ini menunggu jadwal kapal, kapal itu kalau tidak salah jadwalnya hari Minggu," ujar Arbain, Jumat (7/8/2026).

Akar masalah keterlantaran ini bermula dari persoalan ketenagakerjaan di lokasi kerja sebelumnya, khususnya terkait pembayaran upah yang memicu keputusan mereka untuk berhenti dan pulang.

"Saya tidak tahu persis persoalan mereka. Tapi informasinya asalah pembayaran upah kerja mereka," ungkap Arbain.

Ketika sampai di Tarakan, para pekerja ini menghadapi kendala teknis penyesuaian jadwal transportasi kapal Pelni yang hendak menyeberangkan mereka diperkirakan baru akan berlayar pada hari Minggu.

Di tengah masa tunggu tersebut, para pekerja mengalami kebingungan karena tidak memiliki sanak saudara maupun tempat tinggal sementara di Tarakan. Hal ini memicu impresi keberadaan warga terlantar di tengah masyarakat.

"Maka untuk sementara, karena tidak ada tempat nampung, dititipkan tadi shelternya Dinas Perindustrian,” tutur Arbain.

Terkait kondisi finansial, Arbain menjelaskan bahwa para pekerja pada dasarnya memiliki modal dana mandiri untuk membeli tiket kapal laut.

Namun, ketiadaan bekal logistik harian dan tempat bernaung selama masa tunggu menjadi penyebab utama keterlantaran mereka. Seluruh anggota rombongan yang berjumlah 15 orang tersebut dipastikan dalam kondisi sehat. (Rajab)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....