Ekonomi Kaltara Tumbuh 4,96 Persen
- 06 Agt 2026 19:08 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tanjung Selor – Perekonomian Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) kembali menunjukkan kinerja positif pada triwulan II 2026.
Di tengah dinamika ekonomi nasional dan global, Kaltara mampu mencatat pertumbuhan 4,96 persen secara tahunan (year on year/y-on-y), dengan investasi serta sektor pengadaan listrik dan gas menjadi motor utama yang mendorong laju pertumbuhan daerah.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltara yang dirilis Kamis (6/8/2026) mencatat nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kaltara atas dasar harga berlaku mencapai Rp42,47 triliun, sementara atas dasar harga konstan 2010 sebesar Rp19,79 triliun.
Kepala BPS Kaltara, Mustaqim, menegaskan capaian tersebut menunjukkan aktivitas ekonomi daerah tetap mampu bertahan dan tumbuh di tengah berbagai tantangan yang dihadapi.
"Ekonomi Kalimantan Utara pada triwulan II 2026 tumbuh 4,96 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Ini menunjukkan aktivitas ekonomi daerah tetap terjaga dan terus bergerak positif di tengah berbagai dinamika ekonomi," ujarnya.
Ia menjelaskan, dari sisi lapangan usaha, sektor pengadaan listrik dan gas mencatat pertumbuhan paling tinggi hingga 190,26 persen secara tahunan. Sementara dari sisi pengeluaran, investasi atau Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) menjadi komponen dengan pertumbuhan terbesar, yakni mencapai 20,18 persen.
"Pertumbuhan tertinggi berasal dari sektor Pengadaan Listrik dan Gas. Dari sisi pengeluaran, investasi juga menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi Kaltara pada triwulan II tahun ini," katanya.
Mustaqim mengungkapkan, tren positif tersebut juga terlihat jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya. Secara quarter to quarter (q-to-q), ekonomi Kaltara tumbuh 2,53 persen yang kembali didorong oleh peningkatan signifikan pada sektor kelistrikan sebesar 182,66 persen dan investasi sebesar 27,19 persen.
"Kinerja ekonomi secara triwulanan juga mengalami peningkatan. Hal ini memperlihatkan aktivitas investasi masih kuat dan sektor kelistrikan terus berkembang sehingga memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah," jelasnya.
Secara kumulatif selama Semester I 2026, ekonomi Kaltara tercatat tumbuh 5,09 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut didukung semakin kuatnya aktivitas di sejumlah sektor usaha, terutama investasi dan pengembangan infrastruktur kelistrikan.
Kontribusi ekonomi Kaltara terhadap total perekonomian Pulau Kalimantan masih berada di angka 8,04 persen atau menjadi yang terkecil dibandingkan provinsi lain di wilayah Kalimantan.
Sementara Kalimantan Timur masih menjadi kontributor terbesar dengan pangsa ekonomi mencapai 46,70 persen.
Untuk pertumbuhan ekonomi tahunan antarprovinsi di Kalimantan, Kalimantan Barat mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 5,87 persen. Kaltara tetap mampu mempertahankan tren pertumbuhan positif dan berada di kelompok provinsi dengan kinerja ekonomi yang terus menguat.
Menutup keterangannya, Mustaqim menilai keberlanjutan investasi dan pengembangan sektor-sektor produktif akan menjadi faktor penting dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Kaltara ke depan.
"Ke depan, menjaga iklim investasi dan mendorong sektor-sektor produktif tetap tumbuh menjadi kunci agar ekonomi Kalimantan Utara dapat terus berkembang secara berkelanjutan," tuturnya. (rln)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....