Dugaan Awal, Genset Jadi Pemicu Kebakaran Speedboat Sekatak AAA
- 06 Agt 2026 18:59 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tanjung Selor : Pemicu kebakaran yang melanda speedboat penumpang Sekatak AAA Kaltara di perairan SP 5 Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan, Kamis (6/8/2026), akhirnya terungkap.
Berdasarkan keterangan yang didapatkan, penyebab kebakaran speedboat berkapasitas 76 orang penumpang itu diduga dipicu api dari ruang genset.
PS Kasubsi PIDM Sihumas Polresta Bulungan, AIPDA Hadi Purnomo, mengatakan berdasarkan laporan sementara, indikasi awal mengarah pada sumber api yang berasal dari ruang genset.
Namun, penyebab pasti kebakaran masih didalami oleh aparat kepolisian. "Dugaan sementara titik api berasal dari genset yang berada di atas kapal," ujarnya.
Meski kobaran api menghanguskan sebagian kapal, seluruh 26 penumpang dan awak berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Insiden terjadi sekitar pukul 11.15 Wita saat speedboat yang melayani rute Tanjung Selor–Tarakan sedang berlayar menuju Pelabuhan SDF Tengkayu I Tarakan.
Kapal diketahui berangkat dari Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor sekitar pukul 10.20 Wita dengan membawa 23 penumpang dewasa, dua anak-anak, satu balita, serta awak kapal. "Saat ini penyebab pastinya masih dalam proses penyelidikan dan pengumpulan keterangan di lapangan," katanya.
Sebelum kebakaran terjadi, salah seorang ABK melihat dua unit televisi dan empat unit AC di dalam kapal mendadak mati. Pemeriksaan pertama dilakukan pada saklar kelistrikan di bagian belakang kapal, namun tidak ditemukan adanya gangguan.
ABK kemudian memeriksa genset dan mendapati api telah menyala. Nahkoda bersama tiga orang ABK langsung berupaya memadamkan api menggunakan empat unit alat pemadam api ringan (APAR). "Namun kobaran api terus membesar sehingga nahkoda memutuskan membawa kapal menepi untuk menyelamatkan seluruh penumpang," sambungnya.
Dari hasil pemeriksaan awal, api diduga bermula dari genset silent berbahan bakar solar berkapasitas 8.000 watt, kemudian merembet ke genset berbahan bakar bensin merek Ryu berkapasitas 7.500 watt hingga membakar bagian kapal. Seluruh penumpang berhasil dievakuasi tanpa korban jiwa.
Sebagian penumpang melanjutkan perjalanan menuju Tarakan menggunakan speedboat Limex Manora. "Seluruh penumpang dan awak kapal dapat dievakuasi dengan selamat. Ke depan kami mengimbau seluruh operator speedboat agar rutin melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi mesin, genset, maupun instalasi kelistrikan sehingga potensi kebakaran dapat dicegah sejak dini," tuturnya. (rln)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....