Di Balik Fluktuasi Harga Pertamax, Pasokan BBM Kaltara dipastikan Aman

  • 06 Agt 2026 10:16 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan – Perubahan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi seperti Pertamax yang kerap naik-turun kerap memicu tanda tanya masyarakat. Meski penetapan harga dilakukan secara terpusat oleh PT Pertamina (Persero), pasokan energi di wilayah perbatasan Indonesia dipastikan tetap berjalan stabil tanpa kendala berarti.

Fuel Terminal (FT) Manager Tarakan Pertamina Patra Niaga, Hario Somapangestu, menjelaskan bahwa penyesuaian harga BBM nontunai maupun non-subsidi diumumkan secara transparan melalui kanal resmi perusahaan.

"Untuk harga, perubahan, dan waktunya, semua secara resmi di-broadcast melalui website www.pertamina.com," ujar Hario saat dikonfirmasi mengenai dinamika harga BBM,

Di luar urusan penyesuaian harga, perhatian utama FT Tarakan berfokus pada ketahanan stok untuk masyarakat di Kalimantan Utara (Kaltara). Hario menegaskan bahwa ketahanan stok BBM di Depot Tarakan berada dalam kondisi sangat aman dengan stok ata-rata di atas satu minggu.

Masyarakat diminta tidak salah paham terkait istilah "ketahanan stok satu minggu" tersebut. Menurutnya, angka itu menggambarkan pola rotasi pasokan yang terus berlanjut secara berkala sebelum stok menyentuh titik minimum.

"Jangan diartikan seminggu itu lalu habis. Pasokan akan terus datang secara berulang dari Balikpapan. Begitu ketahanan stok tersisa sekitar empat hari, kapal suplai berikutnya sudah datang kembali," kata Hario.

Setiap kali kapal pengangkut sandar di Tarakan, volume pasokan yang dibawa mencapai 5.000 hingga 7.000 Kilo Liter (KL) untuk mencukupi seluruh lini produk, mulai dari Pertalite, Pertamax, hingga Bio Solar.

Proses distribusi ini didukung oleh keunggulan geografis fasilitas dermaga (jeti) FT Tarakan. Berbeda dari sejumlah terminal BBM lain di Kalimantan yang kerap terkendala pasang-surut air sungai, jeti FT Tarakan berhadapan langsung dengan laut lepas. Hal ini memungkinkan kapal tanker sandar kapan saja tanpa bergantung pada pergerakan pasang surut air.

Untuk pemenuhan kebutuhan BBM di Tarakan sendiri, distribusi dilayani oleh infrastruktur penyuplai yang tersebar di beberapa titik strategis:

Meliputi SPBU Reguler ada 4 unit. Yaitu SPBU di Jalan Kusuma Bangsa, Mulawarman, Ladang, dan Kampung Empat. Sedangkan untuk APMS ada 11 unit. Tersebar di berbagai titik. (Rajab)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....