Gandeng Pemkot Tarakan Laksanakan Penanggulangan Darurat
- 04 Agt 2026 18:30 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, TARAKAN – PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Tarakan resmi menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding
(MoU) terkait Penanggulangan Keadaan Darurat.
Kesepakatan ini ditandatangani langsung Fuel Terminal Manajer Tarakan PT Pertamina Patra Niaga, Hario Somapangestu, bersama Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes. di kantornya, Selasa (4/8/2026).
Langkah strategis ini diambil guna memperkuat kesiapsiagaan operasional Pertamina yang menyandang status sebagai Objek Vital Nasional (Obvitnas) penyokong distribusi energi BBM untuk wilayah Kota Tarakan hingga Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).
Fuel Terminal Manajer Tarakan, Hario Somapangestu, menjelaskan bahwa keandalan dan kelancaran proses bisnis operasional penyediaan energi tidak dapat berdiri sendiri tanpa adanya kolaborasi erat dengan pemangku kepentingan (stakeholders) daerah.
"Kami menyandang status objek vital nasional yang mendistribusikan energi BBM di seluruh Tarakan dan Kaltara. Kami merasa tidak bisa sendiri untuk menjamin proses bisnis ini berlangsung, kami butuh dukungan instansi pemerintah terkait," ujarnya kepada awak media usai kegiatan penandatanganan.
Kerja sama yang disepakati meliputi skenario pelatihan penanggulangan darurat secara rutin serta bantuan dukungan personel dan sarana jika terjadi kondisi terburuk (worst case scenario).
Meskipun Pertamina telah dibekali dengan kesiapan sarana prasarana yang andal, seperti dua unit pompa pemadam darat berkapasitas 1.500 GPM serta pompa pemadam laut berkapasitas 2.500 GPM, bantuan tenaga evakuasi dan personel cadangan dari Tim Pemadam Kebakaran (PMK) maupun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tarakan tetap memegang peranan penting.
"Kami sudah memiliki Organisasi Keadaan Darurat (OKD). Namun jika kondisi paling ekstrem terjadi, ada kemungkinan personel kami kelelahan akibat paparan uap BBM. Di sinilah sinergi dengan Pemkot, AP, hingga kawan-kawan AFT Juata Patra Niaga dibutuhkan untuk memaksimalkan penanggulangan," jelas Hario.
Terkait kelancaran arus lalu lintas dan pengamanan area luar sekitar lokasi operasional jalan Yos Sudarso, pihak Pertamina juga memperkuat koordinasi dengan Ditpamobvit Polda Kaltara, Polres Tarakan, Kasat Lantas, hingga jajaran Kodim dan Koramil setempat. (Rajab)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....