Gagal Tes TNI Dua Kali, Fahri Coba Peruntungan di Job Fair 2026
- 31 Jul 2026 14:39 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan - Di tengah ramainya pencari kerja di Job Fair 2026 di Aula UPTD LLK Tarakan (Kamis (30/7/2026), ada cerita berbeda dari seorang pencari kerja muda. Ia datang bukan hanya untuk melamar, tapi juga membawa semangat pantang menyerah setelah dua kali gagal seleksi TNI.
Namanya Mohammad Fahri Turmuzi Darongke, 18 tahun, lulusan SMK Negeri 2 Tarakan jurusan Teknik Kendaraan Ringan tahun 2025.
Fahri mengaku sudah setahun lulus namun belum mendapatkan pekerjaan tetap. Sebelum ikut Job Fair, ia bahkan dua kali mencoba mendaftar TNI.
“Kemarin mau lanjut kuliah tapi karena masih mendaftar TNI, saya gagal di psikotes kemarin. Saya daftar 2 kali, pertama di Angkatan Laut kedua di Angkatan Udara,” tuturnya pelan.
Karena terkendala ekonomi, rencana kuliah pun ditunda. Tahun depan ia masih berniat mencoba daftar TNI lagi. Tapi untuk saat ini, prioritasnya adalah kerja dulu.
“Mungkin masih dipikir-pikirkan juga karena masalah ekonomi juga. Tetap masih mau coba tahun depan untuk daftar angkatan. Kalau ada rencana sama ada niat juga masih sama. Saat ini sementara cari kerja dulu ya,” kata Fahri.
Fahri mengaku sudah setahun belum mendapatkan pekerjaab tetap sejak lulus sekolah. Selama ini ia mencoba melamar secara online lewat Jobstreet dan situs loker.
Pengalaman kerjanya pun baru sebatas Praktik Kerja Lapangan atau PKL saat masih SMK. Karena itu ia memanfaatkan Job Fair sebagai jalan untuk bertemu langsung dengan perusahaan.
Fahri tahu ada Job Fair dari grup WhatsApp semalam. Pagi ini ia langsung datang ke lokasi.
“Awalnya dapat info dari WA tadi malam terus datang ke sini,” ucap Fahri.
Di Job Fair ini ia menargetkan melamar dua perusahaan. Meski sadar beberapa perusahaan mensyaratkan S1, ia tetap optimis karena ada juga lowongan untuk lulusan SMK.
Fahri mengaku berkas lamarannya sudah lengkap, hanya tinggal melengkapi SKCK. “Sudah siapkan lamaran berkas? Siap. Ada kurang SKCK saja sih sisanya alhamdulillah,” pungkasnya.
Kisah Fahri mewakili banyak anak muda Tarakan lulusan SMK yang harus bersaing di tengah minimnya lowongan untuk non-sarjana. Kehadiran Job Fair 2026 dengan 496 lowongan dari 11 perusahaan diharapkan bisa menjadi titik awal bagi mereka untuk memulai karir. (Rajab)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....