Pencari Kerja Tembus 800 Orang, Pengangguran 5,06 Persen
- 30 Jul 2026 21:09 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, TARAKAN – Di balik Job Fair 2026, ada persoalan besar yang masih dihadapi Tarakan. Yaitu tingginya angka pencari kerja dan pengangguran.
Kepala Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan Tarakan Agus Sutanto mengungkapkan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka pengangguran di Bumi Pagintaka tahun 2025 berada pada 5,06% atau sekitar 6.000 orang dalam setahun.
“Kalau pengangguran, data BPS itu kan 5,06% tahun 2025. Itu kurang lebih 6000-an dalam setahun,” kata Agus Sutanto, Kamis (30/7/2026).
Namun data pencari kerja yang terdaftar di Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan yang mengurus Kartu Kuning jauh lebih rendah. Hingga Juli 2026 baru tercatat sekitar 800 orang.
“Tetapi yang pencari kerja yang terdaftar sampai saat ini memang tidak sampai segitu. Hanya sekitar 800-an sekarang, sampai bulan Juli ini," kata Agus.
Dari jumlah itu, komposisi pencari kerja didominasi lulusan SLTA mencapai 60% atau sekitar 500 orang dari 800 pendaftar. Sisanya lulusan S1 sekitar 30%, dan SMP/SD 20%.
“Dominasi itu lulusan SLTA, sekitar 60%-an. Jadi sekitar dari 800-an itu 500-an lebih itu dari lulusan SMA,” beber Agus.
Dibanding tahun lalu, jumlahnya tidak jauh berbeda. Pada 2025 tercatat 1.500 pencari kerja, dengan 890 di antaranya lulusan SLTA.
Agus menyebut, angka sebenarnya bisa lebih tinggi karena banyak lulusan baru, termasuk dari wisuda perguruan tinggi yang belum sempat mendaftar.
Dengan digelarnya Job Fair diharapkan menjadi solusi untuk menekan tingginya angka pencari kerja. (Rajab)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....