Wujudkan Pelayanan Ramah Disabilitas, Bekali Jajaran dengan Bahasa Isyarat

  • 26 Jul 2026 17:06 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, TARAKAN - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Tarakan tingkatkan kualitas pelayanan publik dengan melaksanakan sosialisasi bahasa isyarat.

Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui kerja sama dengan Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) dan Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (GERKATIN), Rabu (22/7/2026) di Kantor Bawaslu Tarakan.

Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari pelaksanaan Kelas Integritas Bawaslu Tarakan yang diarahkan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas jajaran dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat secara profesional, setara, dan tanpa diskriminasi.

Ketua Bawaslu Tarakan, Riswanto, menyampaikan bahwa pemahaman bahasa isyarat menjadi salah satu bentuk komitmen Bawaslu dalam memberikan pelayanan yang inklusif kepada seluruh masyarakat.

“Melalui sosialisasi bahasa isyarat ini, kami berharap jajaran Bawaslu Tarakan memiliki kemampuan dasar untuk berkomunikasi dengan masyarakat penyandang disabilitas, sehingga tidak ada masyarakat yang merasa terhambat dalam mendapatkan informasi maupun pelayanan,” harap kwRiswanto.

Senada dengan itu, Anggota Bawaslu Tarakan, Andi Muhammad Saifullah mengatakan Bawaslu Tarakan sebagai badan publik perlu terus meningkatkan pelayanan keterbukaan informasi publik, demi mewujudkan pelayanan publik yang inklusif.

“Langkah strategis dengan melakukan sosialisasi bahasa isyarat memastikan pelayanan Bawaslu Kota Tarakan dapat dijangkau oleh semua kalangan masyarakat, mudah di akses serta ramah terhadap siapa saja termasuk kawan-kawan yang tergolong dengan kelompok rentan," ujar Saifullah.

Sementata, Kepala Sekretariat Bawaslu Kota Tarakan, Rahmat Nur, menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas jajaran dalam memahami bahasa isyarat merupakan langkah konkret untuk mendukung terwujudnya pelayanan publik yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Pelayanan publik harus mampu menjangkau seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Karena itu, kemampuan dasar dalam berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat menjadi salah satu upaya untuk menciptakan pelayanan yang lebih ramah, inklusif, dan mudah diakses,” ungkap Rahmat.

Kerja sama dengan PPDI dan GERKATIN juga menjadi langkah strategis dalam meningkatkan pemahaman jajaran Bawaslu terhadap kebutuhan penyandang disabilitas.

Dengan adanya pemahaman tersebut, diharapkan jajaran Bawaslu dapat memberikan pelayanan yang lebih baik serta menciptakan ruang komunikasi yang ramah dan setara bagi seluruh masyarakat.

Kegiatan Ini dilaksanakan di kantor Bawaslu Kota Tarakan, yang dihadiri juga oleh Kasubbag dan seluruh Staf Bawaslu Tarakan

Bawaslu Tarakan berkomitmen untuk terus memperkuat nilai-nilai integritas dalam pelaksanaan tugas dan fungsi kelembagaan, termasuk melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan penguatan pelayanan publik yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (Rajab)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....