Pertamina Gerak Cepat Tangani Insiden Mobil Tangki di Bulungan
- 22 Jul 2026 20:47 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tanjung Selor – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Bulungan tetap berjalan normal setelah mobil tangki milik mitra transportir PT Timbul Cahaya Energi mengalami kecelakaan di Jalan Poros Bulungan–Berau KM 30, Jelarai Selor, Senin (20/7/2026) malam.
Mobil tangki bernomor polisi KU 8196 AU yang mengangkut 8 kiloliter (KL) Pertalite dan 8 KL Biosolar dari Jobber Berau menuju SPBU 63.772.002 mengalami kecelakaan saat melintasi ruas jalan berkelok.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pengemudi berupaya menghindari truk pengangkut kelapa sawit yang mengalami pecah ban di badan jalan.
Manuver tersebut membuat mobil tangki keluar dari jalur dan menabrak pohon sawit hingga bagian depan kendaraan mengalami kerusakan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, menegaskan tidak terjadi kebocoran maupun tumpahan BBM dalam insiden tersebut sehingga tidak menimbulkan risiko terhadap lingkungan maupun pasokan energi.
"Begitu menerima laporan, Pertamina langsung melakukan penanganan dengan memprioritaskan keselamatan awak mobil tangki, mengamankan kendaraan beserta muatan, serta memastikan penyaluran BBM kepada masyarakat tetap berjalan. Satu orang awak mobil tangki mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan di fasilitas kesehatan terdekat," ujar Edi.
Pertamina bersama mitra transportir dan aparat kepolisian segera mengamankan lokasi kejadian sebelum mengevakuasi kendaraan menggunakan mobil towing menuju SPBU tujuan.
Langkah itu dilakukan agar proses pembongkaran muatan dapat berlangsung dengan aman tanpa mengganggu distribusi BBM.
Edi menjelaskan, seluruh muatan berupa 8 KL Pertalite dan 8 KL Biosolar berhasil dibongkar di SPBU tujuan pada Selasa (21/7/2026) pukul 07.00 WITA sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berlangsung tanpa kendala.
"Seluruh produk berhasil diamankan dan dibongkar di SPBU tujuan. Dengan demikian, pelayanan serta penyaluran BBM kepada masyarakat tetap berjalan normal," katanya.
Pertamina juga memastikan stok BBM di SPBU 63.772.002 dalam kondisi aman.
Persediaan tercatat meliputi Pertamax 7 KL, Pertalite 9 KL, Pertamax Turbo 5 KL, Biosolar 24 KL, dan Dexlite 12 KL, serta pengiriman pasokan lanjutan telah dijadwalkan pada hari yang sama untuk menjaga ketersediaan BBM.
Hasil investigasi awal menunjukkan kedua awak mobil tangki dalam kondisi sehat sebelum keberangkatan.
Kendaraan juga dinyatakan laik jalan, tidak ditemukan indikasi konsumsi alkohol, sementara data GPS mencatat kecepatan kendaraan berada di kisaran 35–44 kilometer per jam saat insiden terjadi. Cuaca saat itu dilaporkan cerah dengan kondisi jalan dalam keadaan baik.
Pertamina bersama mitra transportir akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyebab insiden sebagai bagian dari upaya memperkuat aspek keselamatan dalam pendistribusian energi.
"Pertamina berkomitmen untuk terus mengutamakan keselamatan dalam setiap proses operasional serta memastikan distribusi energi kepada masyarakat tetap terjaga dengan baik," tutup Edi. (rln)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....